Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fave Hotel Pamanukan Resmi Bertransformasi Jadi Fave+, Usung Layanan Lebih Premium

C
|11:10 WIB
Bagikan:
Fave Hotel Pamanukan Resmi Bertransformasi Jadi Fave+, Usung Layanan Lebih Premium
PERESMIAN: Prosesi potong tumpeng dalam acara peresmpian rebranding Fave+ Hotel Pamanukan, Rabu (1/7/2026).

SUBANG - Fave Hotel Pamanukan resmi bertransformasi menjadi Fave+ (Fave Plus) Hotel Pamanukan melalui seremoni rebranding yang digelar pada Rabu (1/7/2026). Rebranding ini merupakan bagian dari transformasi jaringan hotel bintang tiga di bawah naungan Archipelago International. 

Melalui konsep "plus", Fave+ Hotel Pamanukan menghadirkan peningkatan pada sejumlah fasilitas, sentuhan teknologi modern, serta area publik yang lebih luas guna menjawab kebutuhan wisatawan maupun pelaku bisnis.

Director of Bangun Sejahtera Lestari, Vivia Setiawan menyampaikan, perubahan yang dilakukan bukan sekadar pergantian nama atau identitas visual, melainkan wujud komitmen perusahaan untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu.

"Hari ini merupakan sebuah momen yang sangat istimewa bagi kami karena bukan hanya menjadi sebuah perubahan identitas, tetapi menjadi simbol dari perjalanan, perkembangan, dan komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan serta pengalaman terbaik bagi setiap tamu," ujar Vivia dalam sambutannya.

Menurutnya, secara umum tidak banyak perubahan mendasar pada fasilitas hotel karena sejak awal manajemen telah berupaya menghadirkan standar pelayanan terbaik.

Namun, melalui konsep Fave+, sejumlah peningkatan kualitas tetap dilakukan, terutama pada tipe kamar keluarga.

"Salah satu pembaruan yang dihadirkan adalah peningkatan kategori Family Room menjadi pilihan yang lebih premium, yaitu Family Deluxe dan Family Suite. Sementara itu, fasilitas pendukung lainnya di area hotel tetap dipertahankan dengan standar kenyamanan yang selama ini menjadi keunggulan Fave Hotel Pamanukan," kata Vivia.

Selain pembaruan fasilitas, dia menyebut, manajemen juga akan melakukan penyesuaian tarif kamar. Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan peningkatan kualitas layanan dan upaya menjaga standar operasional hotel agar terus kompetitif.

Berlokasi di Jalan M. Tjetje Dzakaria Nomor 92, Pamanukan, Kabupaten Subang, Fave+ Hotel Pamanukan memiliki posisi strategis di jalur Pantura dan berdekatan dengan kawasan Pelabuhan Patimban.

 Letak tersebut menjadikan hotel ini sebagai salah satu pilihan utama bagi pelaku usaha, investor, maupun wisatawan yang berkunjung ke wilayah Subang dan sekitarnya.

Fave Hotel Pamanukan sendiri mulai beroperasi sejak 22 Januari 2022. Menjelang usia operasionalnya yang memasuki tahun kelima, manajemen menilai berbagai tantangan yang telah dilalui menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan.(cdp/sep)

Berita Terbaru

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga1 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini1 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat2 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline5 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline6 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional6 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline14 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional16 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional16 jam lalu