Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Guru Olahraga Ujung Tombak Pelestarian Olahraga Tradisional di Subang

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|05:00 WIB
Bagikan:
Guru Olahraga Ujung Tombak Pelestarian Olahraga Tradisional di Subang
Pelatihan Penggiat Olahraga Tradisional sebagai upaya pewarisan dan penguatan budaya lokal yang berkelanjutan di Kampus 1 Universitas Subang, Kamis (27/8/2026).(Yusup Suparman/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) didorong mengambil peran lebih besar dalam mengenalkan dan mengembangkan olahraga tradisional kepada generasi muda melalui pembelajaran di sekolah. Langkah ini menjadi salah satu fokus pelatihan penggiat olahraga tradisional yang digelar PORTINA Kabupaten Subang.

KORMI Kabupaten Subang melalui PORTINA Kabupaten Subang menyelenggarakan Pelatihan Penggiat Olahraga Tradisional sebagai upaya pewarisan dan penguatan budaya lokal yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas Subang dengan KORMI Kabupaten Subang, serta didukung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang melalui Seksi Kurikulum dan Penilaian.

Pelatihan berlangsung di Kampus 1 Universitas Subang, Kamis (27/8/2026), dan diikuti 76 peserta. Mereka terdiri atas 60 peserta dari MGMP PJOK SMP se-Kabupaten Subang dan 16 peserta dari KKM MTs se-Kabupaten Subang.

Ketua PORTINA Kabupaten Subang, Sopyan Rizki Haryadi, M.Pd., mengatakan guru PJOK memiliki posisi strategis dalam mengenalkan olahraga tradisional kepada generasi muda.

Olahraga Tradisional Tidak Hanya Berkaitan Dengan Aktivitas Fisik

Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus diwariskan.

“Olahraga tradisional merupakan bagian dari kekayaan budaya yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda. Guru PJOK memiliki posisi strategis untuk mengenalkan, mengajarkan, sekaligus mengembangkan olahraga tradisional melalui pembelajaran di sekolah,” ujar Sopyan kepada Pasundan ekspres.

Karena itu, pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai olahraga tradisional, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan dan praktik berbagai jenis permainan olahraga tradisional.

Sejumlah olahraga tradisional yang diperkenalkan dalam pelatihan tersebut antara lain Hadangan, Tarompah Panjang, Egrang, Dagongan dan Lari Balok.

Pelatihan dilaksanakan melalui pola luring dan daring dengan menghadirkan narasumber serta instruktur dari PORTINA Provinsi Jawa Barat.

Ketua Pelaksana kegiatan, Husen Saeful Hakim, S.Pd., menjelaskan peserta yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan akan memperoleh Sertifikat Penggiat Olahraga Tradisional.

Sementara peserta yang tidak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan akan dikategorikan sebagai peserta sosialisasi olahraga tradisional.

Menurut Husen, pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para guru dan penggiat sehingga mampu memperkenalkan serta mengembangkan olahraga tradisional di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

Dengan melibatkan guru PJOK dan tenaga pendidik madrasah, olahraga tradisional diharapkan dapat memperoleh ruang lebih luas dalam aktivitas pendidikan dan olahraga masyarakat di Kabupaten Subang.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten Subang Tahun 2026.

Sinergi antara KORMI, PORTINA, Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Universitas Subang, MGMP PJOK, KKM MTs dan berbagai pihak terkait diharapkan dapat memperkuat pengembangan olahraga tradisional secara berkelanjutan.(ysp)

Berita Terbaru

Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Lifestyle55 menit lalu
Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Nasional1 jam lalu
MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

Subang1 jam lalu
Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Purwakarta1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Purwakarta1 jam lalu
Dua Mahasiswa STIESA Subang Raih Penghargaan The Best Presenter

Dua Mahasiswa STIESA Subang Raih Penghargaan The Best Presenter

Subang1 jam lalu
Pemdes Sawangan Minta Vendor BYD Subang Kontribusi untuk Pembangunan Desa

Pemdes Sawangan Minta Vendor BYD Subang Kontribusi untuk Pembangunan Desa

Subang2 jam lalu
Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370.000 Penonton

Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370.000 Penonton

Nasional2 jam lalu
Investasi Industri Subang Berkembang, Pengusaha Lokal Diminta Jangan Jadi Penonton

Investasi Industri Subang Berkembang, Pengusaha Lokal Diminta Jangan Jadi Penonton

Subang2 jam lalu
Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Dana, OJK Turun Tangan Dalami Kondisi Bank

Nasabah MNC Bank Sulit Tarik Dana, OJK Turun Tangan Dalami Kondisi Bank

Nasional2 jam lalu