Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Tanjungsiang Subang, Sejumlah Rumah Rusak

SUBANG – Hujan deras disertai angin kencang mulai melanda wilayah Subang Selatan, khususnya Kecamatan Tanjungsiang, pada Minggu (27/9/2026). Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.
Berdasarkan informasi dari warga setempat sekaligus anggota DPRD Kabupaten Subang, Hendra Purnawan, kerusakan terjadi di beberapa titik, dengan kondisi mulai dari ringan hingga berat. Salah satu wilayah yang cukup terdampak berada di Desa Cikembang, Kecamatan Tanjungsiang.
“Kerusakannya macam-macam, dari yang ringan sampai yang berat,” kata Hendra Purnawan.
Ia menyebut, salah satu rumah milik warga bernama Dewi mengalami kerusakan pada bagian tembok yang runtuh akibat hujan deras dan angin kencang.
Selain itu, kerusakan juga terjadi pada rumah warga lainnya di Desa Tanjungsiang. Rumah milik Mang Amir mengalami kerusakan pada bagian atap setelah diterjang angin kencang.
“Sedangkan ada satu rumah lagi di Desa Tanjungsiang milik Mang Amir, itu atapnya terbang. Sekarang sedang diperbaiki dengan gotong royong oleh warga,” jelas Hendra.
Menurut Hendra, sedikitnya lebih dari tiga rumah warga mengalami kerusakan akibat hujan deras yang disertai angin kencang tersebut. Warga pun secara bersama-sama melakukan penanganan dan perbaikan terhadap rumah yang terdampak.
Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Hendra mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi hujan deras dan angin kencang yang masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Ia juga mengajak masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai, untuk melakukan langkah antisipasi sejak dini.
“Meskipun musim hujan diramalkan masih akan datang pada beberapa bulan ke depan menurut BMKG, warga tetap harus meningkatkan kewaspadaannya,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi lingkungan perlu diperhatikan, terutama di wilayah yang berada di pinggiran sungai. Selama curah hujan belum terlalu sering, masyarakat dinilai memiliki kesempatan untuk melakukan kerja bakti membersihkan saluran air maupun lingkungan sekitar.
“Terutama di daerah pinggiran sungai, mumpung belum ada hujan yang sering, segeralah untuk kerja bakti, gotong royong, dibersihkan,” pungkasnya.
Hujan deras yang mulai turun di wilayah Subang Selatan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mempersiapkan lingkungan menghadapi musim hujan. Pembersihan saluran air, pemangkasan pohon yang berisiko tumbang, serta pemeriksaan kondisi atap dan bangunan dapat dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko kerusakan.
