Jalan Tanjungsiang-Cibuluh Dihotmix, Warga Subang Sebut Biaya Angkutan Lebih Hemat

SUBANG – Peningkatan Jalan Tanjungsiang-Cibuluh mendapat apresiasi dari masyarakat. Jalan yang ditangani sepanjang 520 meter dengan lebar 4 meter menggunakan metode hotmix tersebut dinilai membantu memperlancar aktivitas warga, termasuk distribusi hasil usaha dan menekan biaya operasional kendaraan.
Peningkatan Jalan Kabupaten ruas Tanjungsiang-Cibuluh menjadi salah satu pembangunan infrastruktur yang dirasakan langsung masyarakat di Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.
Kondisi jalan yang lebih baik dinilai memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk mengangkut hasil pertanian, perkebunan, maupun usaha lainnya.
Nurman (45), salah seorang petani ikan warga Tanjungsiang, mengatakan kondisi jalan yang sudah lebih baik turut membantu aktivitas ekonominya.
Menurutnya, jalan yang lebih nyaman dilalui membuat biaya operasional kendaraan menjadi lebih ringan karena kendaraan tidak terlalu cepat mengalami kerusakan.
“Berkat jalan leucir, biaya operasional turun. Kendaraan angkutan tidak cepat rusak dan biaya perbaikan onderdil berkurang drastis. Perekonomian lancar,” ucapnya.
Apresiasi juga disampaikan Camat Tanjungsiang Rano Syaeful Sudirman, S.STP. Ia mengatakan pembangunan jalan menjadi salah satu bentuk pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Dengan dibangunnya jalan leucir tentu sangat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat karena sangat berdampak positif,” ujar Rano.
Menurut Rano, akses jalan yang lebih baik tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mendukung kelancaran distribusi kebutuhan pokok dari luar daerah ke wilayah Tanjungsiang.
Dengan distribusi yang semakin lancar, masyarakat juga lebih mudah memperoleh berbagai kebutuhan sehari-hari.
“Pasokan kebutuhan pokok dari luar daerah lebih mudah masuk sehingga menekan angka inflasi di perdesaan,” katanya.
Selain aktivitas ekonomi, Rano menyebut kondisi jalan yang baik turut mempermudah masyarakat menjangkau berbagai fasilitas pelayanan dasar, seperti sekolah, fasilitas kesehatan, maupun pusat pemerintahan kecamatan.
Ia berharap pembangunan infrastruktur jalan tidak berhenti pada peningkatan kondisi jalan, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Sementara itu, Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Subang, Ruskanto, ST, MT, mengatakan peningkatan Jalan Kabupaten ruas Tanjungsiang-Cibuluh menggunakan metode hotmix.
“Proyek peningkatan Jalan Kabupaten ruas Tanjungsiang-Cibuluh ini menggunakan metode hotmix,” ujar Ruskanto saat ditemui di kantornya, Selasa (15/9/2026).
Peningkatan jalan tersebut memiliki panjang penanganan 520 meter dengan lebar 4 meter. Proyek tersebut mendapat anggaran APBD Kabupaten Subang 2026 sebesar Rp700 juta.
Ruskanto mengatakan peningkatan jalan kabupaten di wilayah desa dan kecamatan diarahkan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas ekonomi lokal.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, distribusi hasil pertanian, perkebunan, maupun produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diharapkan semakin lancar.
