Jembatan Gugem Penghubung Dua Desa Dibangun Kembali, PUPR Subang Anggarkan Rp150 Juta

SUBANG – Jembatan Gugem di ruas Jalan Gunungsembung–Gembor, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, dibangun kembali setelah kondisinya dinilai memprihatinkan.
Jembatan tersebut menjadi penghubung antara Desa Gunungsembung dan Desa Gembor. Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp150 juta untuk pembangunan kembali jembatan tersebut.
Kepala Bidang Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Subang, Ida Nursanti, mengatakan jembatan dengan panjang dan lebar masing-masing sekitar 4 meter itu dibangun kembali secara utuh.
“Jembatan Gugem yang mengoneksikan dua desa, antara Desa Gunungsembung dan Desa Gembor, kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar Ida.
Menurut Ida, pekerjaan pembangunan Jembatan Gugem dilaksanakan oleh CV Pandan Waringin. Berdasarkan laporan pengawas di lapangan, pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan dan gambar.
“Hasil laporan dari pengawas di lapangan yang dipimpin Heri Haveri, bahwa pekerjaan sesuai perencanaan dan sesuai gambar,” ucap Ida.
Pembangunan Jembatan Gugem
Koordinator Pengawas Lapangan, Heri Haveri, mengatakan hasil pengawasan menunjukkan pekerjaan Jembatan Gugem telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis (Bistek) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Hasil pengawasan bahwa pekerjaan Proyek Jembatan Gugem telah sesuai Bistek dan RAB dan kualitas cukup baik,” kata Heri.
Heri menegaskan pengawasan dilakukan secara ketat agar pekerjaan memenuhi prosedur dan standar yang telah ditetapkan.
“Kami selalu mengintruksikan kita selaku pengawas tegas di lapangan demi kebenaran dan demi kualitas pekerjaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyedia jasa yang mengerjakan proyek tersebut memiliki spesifikasi pekerjaan jembatan serta menggunakan tenaga terampil di bidangnya.
“Emang CV Waringin sudah spesifikasinya khusus pekerjaan jembatan dan menggunakan tenaga trampil di bidangnya,” ucap Heri.
Sementara itu, Direktur CV Pandan Waringin, H. Rohlin, mengatakan pihaknya telah mengerjakan sejumlah proyek jembatan di Kabupaten Subang.
Menurutnya, hasil pekerjaan dapat dilihat dari sejumlah jembatan yang sebelumnya telah dikerjakan, salah satunya Jembatan Desa Bantarsari.
“Kami bekerja bukan cerita tapi bisa dirasakan dan dilihat hasil karyanya, di antaranya jembatan Desa Bantarsari dan jembatan lainnya,” ucap H. Rohlin.(red)
