Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

PASUNDANEKSPRES.ID - PT VinFast Automobile Indonesia diproyeksikan akan membuka lebih banyak lowongan kerja dengan kebutuhan lebih dari 8.000 pekerja pada 2027 mendatang.
Pabrik VinFast yang berlokasi di Kabupaten Subang disebut tengah merencanakan perekrutan tenaga kerja pada tahun 2027 yang membutuhkan lebih dari 8.000 pekerja.
Hal ini disampaikan saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM mengunjungi pabrik VinFast di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang.
"Di tahun depan, (VinFast) sebenarnya secara planning akan membuka sekitar 8.000 ribu lebih (rekrutmen)," ujar Hendri, Head of Department PT VinFast Automobile Indonesia, dikutip dalam kanal YouTube KDM Channel, Kamis (15/10/2026).
Saat ini, VinFast tengah membuka rekrutmen dengan kebutuhan sekitar 300 tenaga kerja. Di sisi lain, jumlah pelamar melalui platform Nyari Gawe disebut hampir mencapai 200.000 orang.
Tingginya minat masyarakat terhadap rekrutmen tersebut membuat KDM mengusulkan agar para pelamar yang telah mendaftar di aplikasi Nyari Gawe dikelompokkan berdasarkan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Selanjutnya, pelamar dapat mengikuti pelatihan sesuai bidang yang dibutuhkan sebelum memasuki proses rekrutmen.
"Yang 8.000 itu bisa dibikin pendidikan prakerja untuk tahun depan. Nah, prakerja ini menggunakan fasilitas SMK," kata KDM.
KDM menjelaskan, fasilitas yang ada di SMK dapat digunakan untuk pelatihan pada sore hari atau di luar jam belajar sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Dedi menilai skema ini memudahkan para siswa SMK mendapatkan pelatihan di sejumlah perusahaan sehingga ketika sudah lulus, mereka sudah ditempatkan di perusahaan dan siap kerja tanpa harus mengikuti pelatihan lagi.
"Jadi begitu nanti direkrut, tenaga terdidik bisa. Begitu direkrut, dia sudah enggak usah lagi capek latihan. Nah, praktikumnya disini (perusahaan), begitu pulang sekolah langsung praktikum," jelasnya.
Dedi juga mengusulkan agar calon pekerja yang mengisi kebutuhan sebanyak 8.000 posisi di tahun depan agar dipersiapkan melalui pelatihan selama periode sebelum rekrutmen.
Selain itu, KDM juga bertanya kepada sejumlah pekerja di pabrik VinFast mengenai upah di perusahaan tersebut. Para pekerja menyebut, gaji yang diterima sudah di atas rata-rata UMK Subang, yakni sekitar Rp 5 juta per bulan.
Dedi juga meminta agar akses menuju kawasan industri tersebut perlu dibenahi. Dia menegaskan, kendaraan logistik bertonase besar agar menggunakan jalan tol untuk mengurangi beban jalan arteri serta mengurangi kemacetan di wilayah tersebut.
(inm)
