Karang Taruna Subang Siapkan Langkah Baru, BBKT dan Raker Jadi Momentum Perkuat Peran Pemuda

PASUNDANEKSPRES.ID - Karang Taruna Subang mulai menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat peran organisasi kepemudaan dan sosial di tengah kebutuhan pembangunan masyarakat yang semakin beragam.
Persiapan tersebut mengemuka dalam silaturahmi jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Subang bersama Ketua DPRD Kabupaten Subang sekaligus Ketua Majelis Kehormatan Karang Taruna Kabupaten Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, S.H.
Karang Taruna Subang Siapkan Langkah Bar
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu dihadiri Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Subang Ujang Yusup Zavet, Sekretaris Umum Abdul Muid, serta Bendahara Umum Wanda Wijaya.
Selain mempererat komunikasi, pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi menjelang dua agenda penting yang akan digelar pada akhir Oktober 2026, yakni Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) dan Rapat Kerja Karang Taruna Kabupaten Subang.
Bagi Karang Taruna, kedua agenda tersebut dipandang memiliki arti lebih luas dari sekadar kegiatan rutin organisasi. BBKT diharapkan menjadi ruang untuk memperlihatkan keberadaan dan kontribusi nyata Karang Taruna kepada masyarakat, sementara rapat kerja diarahkan menjadi forum untuk menentukan langkah organisasi ke depan.
Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Subang, Ujang Yusup Zavet, mengatakan konsolidasi menjadi hal penting agar seluruh jajaran organisasi memiliki arah gerak yang sama.
“Bulan Bakti dan rapat kerja ini menjadi momentum konsolidasi. Kita ingin Karang Taruna semakin solid, produktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Zavet kepada Pasundan Ekspres.
Menurutnya, tantangan organisasi kepemudaan saat ini bukan hanya bagaimana menjaga eksistensi, tetapi juga memastikan keberadaan Karang Taruna benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, program yang disusun harus memiliki manfaat dan dapat menjawab kebutuhan di tingkat masyarakat.
Dari Konsolidasi Menuju Program Nyata
Rapat kerja yang direncanakan berlangsung di Wisata Alam Pasir Heulang, Kecamatan Cijambe, nantinya diharapkan menjadi titik penting dalam merumuskan arah program Karang Taruna Kabupaten Subang.
Forum tersebut akan menjadi ruang bagi pengurus untuk menyatukan gagasan, mengevaluasi kebutuhan organisasi, sekaligus menyusun program yang lebih konkret dan terukur.
Sejumlah sektor berpotensi menjadi perhatian, mulai dari pengembangan kepemudaan, kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, kreativitas, hingga pengembangan potensi generasi muda.
Dengan demikian, hasil rapat kerja diharapkan tidak berhenti pada dokumen program, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Pemilihan Pasir Heulang sebagai lokasi rapat kerja juga memberikan suasana berbeda. Kawasan wisata alam di Desa Bantarsari tersebut menawarkan lingkungan yang relatif sejuk dan jauh dari suasana formal perkantoran.
Atmosfer tersebut diharapkan dapat mendukung proses diskusi sekaligus memperkuat kebersamaan antarpengurus. Sebab, penguatan organisasi tidak hanya dibangun melalui struktur dan program, tetapi juga melalui hubungan yang solid di antara para pengurus.
Perkuat Sinergi dengan Lembaga Daerah
Di sisi lain, komunikasi dengan Ketua DPRD Kabupaten Subang Victor Wirabuana Abdurachman menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara organisasi kepemudaan dan unsur kelembagaan daerah.
Posisi Victor sebagai Ketua Majelis Kehormatan Karang Taruna Kabupaten Subang membuka ruang komunikasi yang lebih luas bagi organisasi dalam menyampaikan gagasan, kebutuhan, maupun aspirasi terkait pengembangan peran pemuda.
Sinergi tersebut menjadi penting karena Karang Taruna memiliki jaringan organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Jaringan tersebut dapat menjadi kekuatan sosial yang membantu mengidentifikasi berbagai persoalan sekaligus potensi yang ada di tengah masyarakat.
Karang Taruna juga memiliki peluang untuk menjadi penggerak berbagai inisiatif berbasis kepemudaan, terutama dalam mendorong kreativitas, kemandirian ekonomi, kegiatan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Karena itu, konsolidasi yang dilakukan menjelang BBKT dan rapat kerja bukan hanya berkaitan dengan kesiapan teknis acara. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi upaya menata kembali orientasi organisasi agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ke depan, tantangan Karang Taruna Kabupaten Subang adalah memastikan setiap jenjang organisasi dapat bergerak dalam satu arah. Penguatan komunikasi dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan menjadi salah satu kunci agar program tidak berjalan sendiri-sendiri.
Dengan konsolidasi yang semakin kuat, BBKT dan rapat kerja diharapkan menjadi awal dari langkah baru Karang Taruna Kabupaten Subang untuk memperbesar kontribusi pemuda dalam pembangunan sosial.
Bukan sekadar hadir sebagai organisasi kepemudaan, Karang Taruna dituntut mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
(ipa)
