Kebakaran Di Subang Melahap Lahan Kebun! Meluas hingga Setengah Hektare, Petugas Berupaya Padamkan Api

PASUNDAN EKSPRES.ID — Kebakaran di subang melanda lahan kebun di belakang Rumah Makan Pa Bentet, Jalan Cingis, RW 04, Kampung Citeureup, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/10/2026) sore.
Api dilaporkan mulai membakar area perkebunan sekitar pukul 18.30 WIB dan dengan cepat meluas hingga diperkirakan mencapai setengah hektare.
Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke area lain di sekitarnya.
Hingga informasi tersebut disampaikan, petugas masih berupaya memadamkan api yang membakar lahan kebun tersebut.
Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Belum ada keterangan resmi mengenai sumber api maupun dugaan awal yang memicu terjadinya kebakaran.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena api dilaporkan membesar dalam waktu relatif singkat.
Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman perlu dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Informasi mengenai kejadian kebakaran tersebut disampaikan melalui unggahan akun media sosial Pasundan Ekspres.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa kebakaran terjadi di kawasan perkebunan yang berada di belakang Rumah Makan Pa Bentet, Jalan Cingis, Kampung Citeureup, Kabupaten Subang.
Api Mulai Membesar pada Sabtu Sore
Berdasarkan informasi yang beredar, kebakaran diketahui terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Api yang membakar lahan kebun disebut cepat membesar hingga menghanguskan area yang diperkirakan mencapai setengah hektare.
Meski demikian, belum terdapat informasi terperinci mengenai jenis tanaman yang terbakar maupun kondisi lahan sebelum peristiwa tersebut terjadi.
Lokasi kebakaran berada di belakang Rumah Makan Pa Bentet, tepatnya di Jalan Cingis, RW 04, Kampung Citeureup, Kabupaten Subang.
Informasi awal mengenai kejadian ini belum menjelaskan secara terperinci apakah terdapat bangunan atau fasilitas lain yang berada dekat dengan titik kebakaran.
Belum diketahui pula apakah api sempat mengancam permukiman warga maupun tempat usaha di sekitar lokasi.
Kebakaran di subang tersebu, terutama ketika api cepat membesar, berpotensi menyulitkan proses pemadaman apabila terdapat banyak material yang mudah terbakar atau akses menuju titik api terbatas.
Karena itu, pengendalian kobaran menjadi langkah penting untuk mencegah api menjalar ke area lain.
Petugas Pemadam Kebakaran Berupaya Mengendalikan Api
Tim pemadam kebakaran terus melakukan upaya pemadaman di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan di sekitarnya.
Dalam dokumentasi video yang diunggah Pasundan Ekspres, terlihat titik-titik cahaya di tengah kondisi malam yang gelap.
Namun, rekaman tersebut belum cukup untuk memastikan luas area yang telah terbakar, jumlah personel yang dikerahkan, maupun jumlah kendaraan pemadam yang berada di lokasi.
Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Hingga informasi ini dihimpun, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran lahan kebun di Kampung Citeureup tersebut.
Belum diketahui apakah api berasal dari aktivitas manusia, pembakaran sampah atau sisa tanaman, gangguan instalasi listrik di sekitar lokasi, maupun faktor lainnya.
Seluruh kemungkinan tersebut tidak dapat dipastikan tanpa pemeriksaan dan keterangan dari pihak berwenang.
