Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Lewat Gerakan Pangan Murah, Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:24 WIB
Bagikan:
Lewat Gerakan Pangan Murah, Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok
Lewat Gerakan Pangan Murah, Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok (Image From: Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Bulog Subang membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Untuk mendukung upaya tersebut, Perum Bulog Kantor Cabang Subang menghadirkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah wilayah Kabupaten Subang.

Program yang dilaksanakan di wilayah Sukamelang, Cinangsi, dan Cimenteng itu menjadi salah satu upaya mendekatkan kebutuhan pokok kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga dapat memperoleh beras SPHP dengan harga yang terjangkau, sekaligus mengakses sejumlah komoditas pangan lainnya.

Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Kehadiran Gerakan Pangan Murah tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga pengeluaran rumah tangga. Beras sebagai salah satu kebutuhan utama masyarakat menjadi komoditas yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut.

Pemimpin Cabang Bulog Subang, Laswenri, mengatakan pelaksanaan GPM dilakukan melalui koordinasi dan sinergi bersama pemerintah daerah serta instansi terkait. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program stabilisasi pangan dapat berjalan optimal dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama Pemerintah Daerah serta instansi terkait agar pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Kamis (8/6/2026).

Menurut Laswenri, kerja sama lintas instansi menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga kelancaran pelaksanaan program. Dengan koordinasi yang baik, upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan di daerah diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Beras SPHP Jadi Fokus Intervensi Harga

Dalam kegiatan tersebut, Bulog memprioritaskan penyaluran beras medium SPHP sebagai bagian dari langkah stabilisasi harga beras di tingkat konsumen. Selain komoditas tersebut, masyarakat juga dapat memilih sejumlah kebutuhan pokok lainnya, mulai dari beras premium, minyak goreng, tepung terigu hingga gula pasir.

“Beras SPHP menjadi salah satu fokus dalam kegiatan ini. Kami juga menyediakan beberapa komoditas kebutuhan pokok lainnya agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” kata Laswenri.

Ketersediaan berbagai komoditas tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Di sisi lain, penyaluran beras SPHP menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk membantu menjaga keseimbangan pasokan dan harga beras di pasaran.

Sinergi untuk Menjaga Stabilitas Pangan

Gerakan Pangan Murah juga memiliki peran dalam mendukung pengendalian inflasi daerah. Harga bahan pangan yang terkendali dapat membantu mengurangi tekanan terhadap pengeluaran masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Karena itu, pelaksanaan operasi pasar perlu didukung koordinasi yang konsisten antara Bulog, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga mendukung terjaganya stabilitas pasokan di Kabupaten Subang.

Bulog KC Subang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. Melalui sinergi berbagai pihak, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengendalian harga kebutuhan pokok di daerah.

(ipa)

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional1 jam lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional2 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle3 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga3 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle4 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang4 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional5 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional5 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang6 jam lalu