Pabrik BYD Subang Tak Cuma Rakit Mobil, Baterai Blade Gen 2 Ikut Diproduksi

PASUNDANEKSPRES.ID - Pabrik kendaraan listrik BYD di Subang, Jawa Barat, disiapkan untuk mengambi peran lebih besar dalam industri otomotif nasional. Bukan hanya merakit mobil, fasilitas tersebut juga direncanakan menjadi lokasi produksi baterai Blade Gen 2, teknologi terbaru yang dikembangkan BYD untuk kendaraan listriknya.
Rencana ini menjadi bagian dari stategi perusahaan untuk memperkuat manufaktur lokal sekaligus mempeluas penggunaan teknologi kendaraan listrik di Indonesia.
Salah satu keunggulan Blade Gen 2 terletak pada kemampuan pengisian daya melalui Flash Charging yang diklaim mampu mengisi baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam lima menit.
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengonfirmasi rencana produksi komponen baterai tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa perusahaan tengah mempertimbangkan lokalisasi sebagian besar model kendaraan yang dipasarkan di Indonesia, termasuk BYD Atto 2.
Baterai Blade Gen 2 Bakal Dipakai di Sejumlah Model BYD
Baterai Blade Gen 2 direncanakan digunakan pada beberapa kendaraan BYD di Indonesia. Eagle menyebut dua model yang masuk dalam rencana penerapan teknologi tersebut, yakni BYD M6 dan BYD Atto 2.
Sementara itu, Denza New D9 dan Z9GT disebut telah menggunakan kombinasi teknologi baterai generasi kedua dan Flash Charging.
Kemampuan pengisian daya dalam waktu singkat menjadi salah satu pengembangan yang ditawarkan BYD untuk meningkatkan kepraktisan penggunaan mobil listrik.
Teknologi ini juga menjadi bagian dari persaingan produsen kendaraan listrik dalam menghadirkan solusi pengisian baterai yang semakin cepat.
Selain rencana produksi Blade Gen 2, BYD juga memperluas strategi perakitan kendaraan di Indonesia. Eagle menyebut sebagian besar lini produk perusahaan berpeluang diproduksi secara lokal.
"Dalam line-up produk BYD, saya rasa kebanyakan produk tersebut, kita akan pilih (produksi) secara lokal, termasuk BYD Atto 2," tuturnya dikutip dari IDN Times.
Saat ini, pabrik BYD di Subang telah memproduksi empat model kendaraan yakni BYD Atto 1, BYD M6 PHEV, BYD M6 EV, dan Denza New D9
Jika rencana lokalisasi terealisasi, daftar kendaraan yang diproduksi di Subang berpotensi bertambah.
Produksi komponen baterai juga dapat memperluas aktivitas manufaktur di fasilitas tersebut.
BYD Buka Peluang Kerja Sama Pengembangan Ekosistem EV
Pengembangan industri kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada produksi mobil dan baterai. Ketersediaan fasilitas pengisian daya serta dukungan mitra bisnis juga menjadi bagian dari ekosistem yang perlu diperkuat.
BYD pun menyatakan terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan bisnis kendaraan listrik di Indonesia.
"Untuk korporasi bisnis, BYD sangat terbuka untuk bekerja sama," ungkap Eagle.
Rencana produksi Blade Gen 2 di Subang menjadi salah satu langkah yang patut dicermati dalam perkembangan industri kendaraan listrik di Jawa Barat.
Jika terealisasi, pabrik tersebut tidak hanya menjadi basis perakitan mobil BYD, tetapi juga ikut menangani produksi teknologi baterai yang menjadi komponen utama kendaraan listrik.
(pm)
