Perkembangan Investasi dan Infrastruktur Meningkat di Subang, GAPENSI Dituntut Lebih Profesional

PASUNDANEKSPRES.ID - Perkembangan investasi dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Subang terus membuka peluang bagi sektor jasa konstruksi. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha konstruksi dituntut semakin profesional, kompetitif dan berintegritas agar mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Hal tersebut menjadi salah satu isu dalam Musyawarah Cabang (Muscab) XIII Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Subang Tahun 2026 yang digelar di Hotel Laska Subang, Rabu (23/9/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sektor jasa konstruksi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam penyediaan infrastruktur yang berkualitas.
"Kita menyadari bahwa sektor jasa konstruksi memiliki posisi yang sangat strategis dalam pembangunan di Kabupaten Subang," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Kang Asep Nuroni juga menyampaikan bahwa perkembangan Kabupaten Subang yang semakin pesat perlu diiringi dengan kesiapan para pelaku usaha konstruksi untuk berkontribusi secara profesional dalam berbagai agenda pembangunan dan investasi.
"Kabupaten Subang saat ini terus berkembang dengan berbagai agenda pembangunan dan investasi," ujarnya.
Data menunjukkan geliat investasi Subang memang semakin kuat. DPMPTSP Kabupaten Subang mencatat realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp18,2 triliun, melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp10,5 triliun. Perkembangan tersebut ditopang oleh kawasan industri dan pembangunan infrastruktur.
Di sisi lain, pembangunan Tol Akses Pelabuhan Patimban juga terus dikebut. Hingga Juni 2026, progres fisik ruas pemerintah sepanjang 22,94 kilometer telah mencapai sekitar 68 persen.
Infrastruktur tersebut diproyeksikan memperkuat konektivitas menuju Pelabuhan Patimban sekaligus mendukung aktivitas industri dan logistik.
Perkembangan tersebut membuat kebutuhan terhadap jasa konstruksi yang memiliki kapasitas dan standar profesional semakin penting. Tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengerjakan proyek, tetapi juga menyangkut kualitas, keselamatan kerja, ketepatan waktu dan integritas dalam pelaksanaan pekerjaan.
GAPENSI Dapat Terus Memperkuat Perannya
Kang Asep Nuroni berharap GAPENSI dapat terus memperkuat perannya sebagai wadah organisasi sekaligus mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Subang.
"Saya berharap GAPENSI tidak hanya menjadi wadah organisasi bagi para pengusaha konstruksi, tetapi juga menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Subang yang berkualitas dan berkelanjutan," jelasnya.
Terakhir, Kang Asep Nuroni mengajak seluruh anggota GAPENSI untuk bersama-sama membangun ekosistem jasa konstruksi yang profesional, kompetitif, dan berintegritas guna mendukung percepatan pembangunan daerah.
"Mari kita bangun ekosistem jasa konstruksi Kabupaten Subang yang semakin profesional, kompetitif, berintegritas, dan mampu menjadi bagian penting dari percepatan pembangunan daerah," pungkasnya.
Turut hadir Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Subang, Ketua GAPENSI Provinsi Jawa Barat, Ketua GAPENSI Kabupaten Subang, Ketua KADIN Kabupaten Subang, serta para anggota GAPENSI Kabupaten Subang.(hdi/sep)
