Pesilat SMA IT Alamy Subang Raih Prestasi, Sabet Dua Medali Emas di Sri Baduga Championship 2026

SUBANG-Dua pesilat dari Perguruan Tapak Suci yang mewakili SMA IT Alamy Subang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua medali emas pada ajang Pencak Silat Purwakarta Sri Baduga Championship 2026.
Kedua pesilat tersebut yakni Azzam Aulia Alfath dan Maulana Althaf Athaya Ramadhan. Keduanya tampil sebagai kontingen yang mewakili Kabupaten Subang dalam kejuaraan tingkat provinsi antarpelajar, pesantren, mahasiswa, dan umum.
Kejuaraan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 11–13 September 2026, bertempat di GOR Disporaparbud, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Ratusan kontingen dari berbagai perguruan pencak silat di Jawa Barat turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta antusias mengikuti seluruh rangkaian pertandingan meskipun kompetisi berlangsung selama tiga hari.
Salah satu peraih medali emas, Azzam Aulia Alfath, mengungkapkan rasa bangganya setelah berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan. Ia harus berhadapan dengan salah satu pesilat tingkat SMA asal Kabupaten Karawang. "Saya sangat bersemangat karena bisa tampil dan ikut berkompetisi di level yang lebih besar dan lebih tinggi dari sebelumnya. Saya lebih bersemangat karena orang tua mendukung dan pihak sekolah memberikan full support kepada kami berdua bersama Althaf untuk tampil di kejuaraan bergengsi ini," ungkap Azzam.
Menurutnya, dukungan sekolah menjadi salah satu faktor yang membuat dirinya semakin termotivasi untuk memberikan hasil terbaik. Selain memberikan fasilitas latihan, sekolah juga memberikan dispensasi waktu belajar serta dukungan finansial. "Kami diberikan fasilitas waktu berlatih lebih banyak, bahkan diberikan izin dispensasi belajar dan support finansial oleh sekolah. Jadi, kami semangat untuk membuktikan bahwa kami layak untuk mendapatkan hal itu," tegasnya.
Sementara itu, Pelatih Perguruan Pencak Silat Tapak Suci (TS) Subang, Dian Mardiyan, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih para atlet binaannya. Ia mengatakan, dalam kejuaraan tersebut pihaknya membawa lima atlet dari Perguruan Tapak Suci yang berasal dari beberapa SMA dan MA di Kabupaten Subang. "Alhamdulillah, tiga orang bisa menyabet medali emas, dua pesilat dari SMA IT Alamy dan satu pesilat dari MAN Subang. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami," paparnya.
Dian menjelaskan, para atlet telah menjalani persiapan cukup intensif sebelum mengikuti kejuaraan. Persiapan meliputi latihan fisik, teknik, hingga penguasaan jurus. Ia menilai semangat para atlet selama menjalani latihan menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka. "Saya melihat anak-anak berlatih sangat bersemangat. Bahkan di luar jam latihan resmi, saya tahu mereka tetap melakukan latihan fisik secara mandiri," pungkasnya.(znl/sep)
