Program Beyond Local Campus, 35 Mahasiswa STIESA Sukses Jalani Magang 6 Bulan di Taiwan

SUBANG-Program Beyond Local Campus yang digagas Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang melalui Program C4 (Company, Campus, and Country Connection) terus memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa. Salah satunya melalui program magang selama enam bulan yang melibatkan mahasiswa di lingkungan kerja dan mitra internasional.
Ketua Program C4 STIESA, Dr. Gugyh Susandy, mengungkapkan pada Batch 1 Tahun 2025–2026 terdapat sebanyak 35 mahasiswa yang mengikuti program magang selama enam bulan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33 mahasiswa dinyatakan sukses menyelesaikan program magang dan telah kembali ke Tanah Air. Sementara itu, dua mahasiswa lainnya harus pulang lebih awal karena faktor kesehatan. "Jumlah mahasiswa magang enam bulan Batch 1 Tahun 2025–2026 sebanyak 35 orang. Sebanyak 33 mahasiswa sukses dan telah kembali, sedangkan dua mahasiswa pulang karena faktor kesehatan," ungkap Dr. Gugyh Susandy kepada Pasundan Ekspres, kemarin.
Kedatangan para mahasiswa tersebut di Tanah Air disambut langsung oleh Ketua Program C4 STIESA, Dr. Gugyh Susandy, bersama Ketua Program Studi Manajemen STIESA, Nunik Nurmalasari di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (2/9/2026).
Program magang enam bulan tersebut menjadi bagian dari upaya STIESA dalam memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui keterlibatan langsung mahasiswa di dunia kerja dan lingkungan profesional internasional.
Ia mejelaskan, melalui Program C4, STIESA mengembangkan sejumlah program unggulan, di antaranya ICIP (Internationally Certified Internship Program), NCCP (National Certified Competency Program), serta ISMP (Internationally Student Mobility Program). Ketiga program tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi, pengalaman kerja, sertifikasi, serta wawasan internasional mahasiswa. "Program ICIP secara khusus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman berbasis dunia kerja, menerapkan teori ke dalam praktik, sekaligus mengembangkan soft skill dan hard skill. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika memasuki dunia profesional setelah menyelesaikan pendidikan," ujarnya.
Selain itu, STIESA juga terus memperluas kolaborasi global dengan berbagai mitra internasional, di antaranya Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia, Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), serta Institut Koperasi Malaysia.
Ia berharap, kolaborasi ini dapat menjadi bagian dari strategi STIESA untuk menghadirkan pengalaman bertaraf global bagi mahasiswa.
Ketua Program Studi Manajemen STIESA, Nunik Nurmalasari, mengatakan pengalaman kerja menjadi salah satu hal penting yang perlu dimiliki mahasiswa untuk menghadapi tuntutan dunia industri saat ini.
Menurutnya, melalui program magang, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran dari sisi teori, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan ilmu yang diperoleh secara langsung di dunia kerja. "Ini penting karena industri di Subang sekarang menuntut pengalaman kerja. Melalui program magang ini, mahasiswa tidak hanya dibekali dari sisi teori, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung melalui pengalaman kerja," ujar Nunik.
Sebelum diberangkatkan ke Taiwan, para mahasiswa terlebih dahulu mengikuti sejumlah tahapan seleksi, di antaranya pemeriksaan kesehatan dan persyaratan usia sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mereka juga mendapatkan pembekalan, termasuk kemampuan bahasa dan persiapan menghadapi lingkungan kerja serta budaya yang berbeda.
Dengan keberhasilan 33 mahasiswa menyelesaikan program magang enam bulan, Program C4 STIESA diharapkan semakin memperkuat komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, pengalaman nyata, jejaring luas, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(znl/sep)
