Tarian Tradisional Meriahkan Undian Nomor Urut Cakades Mulyasari

PASUNDANEKSPRES.ID - Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, berlangsung meriah dan sarat akan nilai budaya Sunda. Pengundian nomor urut calon Kepala Desa Mulyasari dipapag dengan Seni Galura, Sabtu (17/10).
Pantauan di lokasi, dua penari Lengser dengan kebaya merah-kuning dan siger Sunda menari di tengah jalan menyambut kedatangan 5 calon Kades. Di belakangnya terlihat payung agung khas Sunda, sebagai simbol penghormatan kepada tamu dan pemimpin.
Tradisi ini menjadi simbol penyambutan yang luhur dan harapan agar pemimpin yang terpilih nanti bisa ngayomi masyarakat.
Sementara itu warga Desa Mulyasari tumpah ruah menyaksikan prosesi adat tersebut. Suasana penuh keakraban terlihat dari kelima calon kades, warga pun banyak yang mengabadikan momen tersebut.
Panitia Pilkades Desa Mulyasari sengaja menghadirkan kesenian Galura untuk melestarikan budaya lokal sekaligus menciptakan suasana Pilkades yang damai, sejuk, dan berbudaya. Tidak hanya sekadar pesta demokrasi, Pilkades juga menjadi ajang pelestarian tradisi budaya leluhur.
"Kami ingin Pilkades Mulyasari ini tidak hanya demokratis, tapi juga berbudaya. Seni Galura ini adalah warisan leluhur Subang yang harus kita lestarikan. Siapapun yang terpilih nanti harus bisa membawa Mulyasari yang berbudaya dan maju," ujar Ketua panitia Pilkades Desa Mulyasari Asep Asari.
Pengundian Nomor Urut Calon Kades
Dengan dipapag seni Galura, pengundian nomor urut calon Kades Mulyasari berjalan lancar, aman, dan penuh khidmat. Warga berharap Pilkades Mulyasari berjalan jujur, adil, dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk desa.
Berdasarkan hasil pengundian, nomor urut 1. Indra Bayu. 2. Hasanudin Masawi. 3. Roni Syahroni. 4. Zamhari. 5. Asep Irawan.
Turut hadir dalam pengundian nomor urut calon Kades Mulyasari tersebut Camat Pamanukan, Kapolsek Pamanukan, Danramil Pamanukan, tim sukses dari masing - masing calon kades serta warga. (dan/sep)
