Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

PASUNDANEKSPRES.ID - Upaya mempercepat penemuan kasus Tuberkulosis (TB) sekaligus memutus mata rantai penularan di tengah masyarakat terus dilakukan UPTD Puskesmas Cibogo. Salah satunya melalui kegiatan Tracing TB Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di Aula Desa Sadawarna, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Cibogo, dr. Lini Aquariah, mengatakan integrasi tracing TB dengan CKG menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pemeriksaan kesehatan masyarakat sekaligus menemukan kasus TB sedini mungkin.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menemukan kasus TB lebih cepat, terutama pada masyarakat yang memiliki risiko atau kontak erat dengan pasien TB," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.
Menurutnya, penemuan kasus secara dini sangat penting dalam upaya memutus rantai penularan TB. Masyarakat yang terindikasi maupun memiliki gejala akan diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan prosedur kesehatan yang berlaku.
Integrasi dengan CKG juga dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan secara lebih luas. Masyarakat yang sebelumnya datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan umum dapat sekaligus mendapatkan skrining atau penelusuran terkait TB.
"Harapannya masyarakat tidak takut untuk melakukan pemeriksaan. Justru dengan pemeriksaan lebih awal, apabila ditemukan adanya indikasi TB bisa segera ditindaklanjuti," jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai gejala TB yang perlu diwaspadai, di antaranya batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, demam, serta keringat pada malam hari. Edukasi juga mencakup cara penularan dan pentingnya menjaga kebersihan serta sirkulasi udara di dalam rumah.
Selain menemukan kasus baru, kegiatan tracing juga diarahkan untuk mencegah penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kontak erat dan anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan TB.
Bagi masyarakat yang dinyatakan positif TB, penanganan akan dilanjutkan melalui pengobatan sesuai ketentuan. Pasien diharapkan menjalani terapi secara rutin dan tuntas sehingga proses penyembuhan dapat berlangsung optimal sekaligus mencegah terjadinya penularan maupun resistensi obat.
UPTD Puskesmas Cibogo Berharap Kesadaran Masyarakat
"Melalui kegiatan Tracing TB Terintegrasi dengan CKG ini, UPTD Puskesmas Cibogo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dan pengobatan TB semakin meningkat. Sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pengendalian TB serta mendukung target Indonesia Bebas TB," pungkasnya.(znl/sep)
