Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KPID: Orang Tua Lebih Aktif Dampingi Anak di Tengah Arus Digital

I
Ijang Samsu RijalEditor: Dobi Maulana
|10:40 WIB
Bagikan:
KPID: Orang Tua Lebih Aktif Dampingi Anak di Tengah Arus Digital
Wakil Ketua KPID Jawa Barat Almadina Rakhmaniar. (IJANG SAMSU RIJAL PASUNDAN EKSPRES)

PASUNDANEKSPRES.ID - Perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru bagi orang tua dalam mendampingi dan melindungi anak. Di tengah kemudahan akses informasi melalui gawai dan media sosial, orang tua memiliki peran penting agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara sehat dan tetap mendapatkan ruang untuk tumbuh melalui interaksi langsung.

Penggunaan handphone yang semakin menjadi bagian dari keseharian membuat banyak anak menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar. Kondisi ini menjadi perhatian karena tanpa pendampingan yang tepat, anak berisiko terpapar tayangan yang tidak sesuai dengan usia serta kehilangan kesempatan untuk berkembang melalui aktivitas fisik dan interaksi sosial.

Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat Almadina Rakhmaniar mengajak orang tua untuk lebih hadir dalam mendampingi aktivitas digital anak. Menurutnya, perlindungan anak saat ini tidak hanya berkaitan dengan lingkungan luar rumah, tetapi juga ruang digital yang berada dalam genggaman mereka.

"Melindungi anak saat ini bukan hanya soal menjaga mereka agar tidak jatuh atau mengalami bahaya secara fisik, tetapi juga melindungi mereka dari paparan konten yang mereka konsumsi setiap hari," ujarnya, Kamis (30/7).

Menurutnya, salah satu persoalan terbesar di era digital adalah kebiasaan penggunaan gawai yang tidak hanya terjadi pada anak, tetapi juga orang tua. Ketika orang tua lebih banyak menghabiskan waktu dengan perangkat digital, anak kehilangan pendampingan dan arahan dalam mengisi waktunya.

Padahal, anak memiliki kebutuhan untuk bermain, bereksplorasi, dan berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sekitar. Ketika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, anak cenderung menjadikan gawai sebagai sumber hiburan utama.

 "Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka membutuhkan aktivitas yang berkualitas, bukan hanya diberikan perangkat digital tanpa pendampingan," katanya.

KPID Jawa Barat mengingatkan bahwa menghadapi penggunaan teknologi pada anak bukan hanya dengan memberikan larangan. Pembatasan tanpa komunikasi dinilai sulit diterapkan karena anak cenderung menolak aturan yang tidak disertai pemahaman.

Karena itu, orang tua perlu terlibat dalam mendampingi anak memilih tontonan, mengatur waktu penggunaan perangkat digital, serta membangun kebiasaan yang seimbang antara aktivitas layar dan aktivitas di dunia nyata.

Orang tua juga perlu memastikan anak tetap memiliki kegiatan di luar layar, seperti bermain, berolahraga, berinteraksi dengan keluarga, serta mengenal permainan tradisional yang dapat mendukung perkembangan mereka.

Selain mendorong peran keluarga, KPID Jawa Barat juga melakukan berbagai upaya melalui literasi media dan sosialisasi siaran ramah anak. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tayangan yang aman dan berkualitas bagi anak.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tantangan terbesar bagi orang tua bukan menjauhkan anak dari dunia digital, melainkan membimbing mereka agar mampu menggunakan teknologi secara sehat, bijak, dan bertanggung jawab.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Persib dan Borneo FC Jadi Wakil Indonesia di ACC 2026/2027, Misi Besar di Level ASEAN!

Persib dan Borneo FC Jadi Wakil Indonesia di ACC 2026/2027, Misi Besar di Level ASEAN!

Olahraga2 jam lalu
Jalan Kabupaten Penghubung Tanjung Tiga-Batangsari Subang Sepanjang 272 Meter Selesai Diperbaiki

Jalan Kabupaten Penghubung Tanjung Tiga-Batangsari Subang Sepanjang 272 Meter Selesai Diperbaiki

Headline2 jam lalu
Dedi Mulyadi Buka Suara soal Polemik Pusat Data AI Jatiluhur

Dedi Mulyadi Buka Suara soal Polemik Pusat Data AI Jatiluhur

Jawa Barat3 jam lalu
Gaji PT SUAI Subang 2026, Operator Produksi Bisa Bawa Pulang Berapa Juta?

Gaji PT SUAI Subang 2026, Operator Produksi Bisa Bawa Pulang Berapa Juta?

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jadwal Lengkap ASEAN Club Championship 2026/2027, Persib dan Borneo FC

Jadwal Lengkap ASEAN Club Championship 2026/2027, Persib dan Borneo FC

Lifestyle4 jam lalu
Kapolsek Cipeundeuy Salurkan Makanan kepada Warga Kurang Mampu Lewat Program Jumat Berkah

Kapolsek Cipeundeuy Salurkan Makanan kepada Warga Kurang Mampu Lewat Program Jumat Berkah

Headline5 jam lalu
Alamat Pabrik BYD di Subang, Kapasitas Produksi, dan Profil Fasilitasnya

Alamat Pabrik BYD di Subang, Kapasitas Produksi, dan Profil Fasilitasnya

Lifestyle5 jam lalu
Kapolri Suyudi Prioritaskan Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, dan Kedekatan dengan Masyarakat

Kapolri Suyudi Prioritaskan Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, dan Kedekatan dengan Masyarakat

Headline5 jam lalu
Prakiraan Cuaca Kabupaten Subang Sabtu, 3 Oktober 2026, Cek Disini Infonya

Prakiraan Cuaca Kabupaten Subang Sabtu, 3 Oktober 2026, Cek Disini Infonya

Lifestyle6 jam lalu
Berapa Besaran Gaji PT TKG Taekwang Subang? Cari Tahu Disini

Berapa Besaran Gaji PT TKG Taekwang Subang? Cari Tahu Disini

Lifestyle7 jam lalu