Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kunjungi Sekolah, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail Tuai Kritik

I
Ijang Samsu RijalEditor: Dobi Maulana
|12:27 WIB
Bagikan:
Kunjungi Sekolah, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail Tuai Kritik
Tangkapan layar media sosial Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail saat mengunjungi SDN 1 Cibogo Lembang, beberapa waktu lalu.

PASUNDANEKSPRES.ID - Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat yang mulai merealisasikan program perbaikan ruang kelas di sejumlah sekolah dasar mendapat beragam tanggapan dari masyarakat.

Alih-alih menuai apresiasi, unggahan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail di jagat maya justru dipenuhi komentar warganet yang menyampaikan berbagai keluhan.

Mulai dari kondisi bangunan sekolah yang dinilai masih banyak rusak, jalan yang belum diperbaiki, hingga kritik terhadap kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Beragam komentar tersebut muncul setelah Bupati Bandung Barat mengumumkan dimulainya rehabilitasi tiga ruang kelas beserta toilet di SD Negeri 1 Cibogo serta dua ruang kelas di SD Negeri 1 Kayu Ambon. Informasi itu disampaikan melalui akun media sosial pribadinya sebagai bagian dari program peningkatan sarana pendidikan yang tengah dijalankan pemerintah daerah.

Dalam unggahan tersebut, Bupati Bandung Barat menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan satu ruang kelas baru serta rehabilitasi 146 ruang kelas di 76 sekolah dasar sepanjang tahun 2026.

Program itu, menurutnya, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. 

"Sepanjang tahun 2026, kami menargetkan satu ruang kelas baru dan perbaikan 146 ruang kelas di 76 sekolah dasar. Perbaikan ruang kelas dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Kami terus berupaya menghadirkan ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak Bandung Barat," tulisnya dikutip, Senin, (20/7/2026).

Namun, pernyataan tersebut justru memancing banyak respons dari masyarakat. Sejumlah netizen menilai kerusakan sekolah di Kabupaten Bandung Barat masih terjadi di banyak lokasi sehingga rehabilitasi yang baru dimulai dianggap belum mampu menjawab seluruh kebutuhan.
Salah seorang pengguna media sosial bahkan menyebut hampir seluruh sekolah negeri di Kabupaten Bandung Barat membutuhkan perbaikan.

"Hampir semua sekolah negeri di KBB perlu perbaikan kang," tulis salah satu akun.

Komentar tersebut mendapat respons dari pengguna media sosial lainnya yang juga menyampaikan pengalaman serupa mengenai kondisi bangunan sekolah di wilayahnya.

Mereka berharap pemerintah daerah dapat melakukan pendataan secara menyeluruh sehingga sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat maupun sedang dapat segera diperbaiki tanpa harus menunggu kerusakan semakin parah.

Selain persoalan sarana pendidikan, sejumlah warganet juga menyoroti kondisi kesejahteraan masyarakat. Mereka meminta pemerintah daerah lebih fokus menyelesaikan persoalan kemiskinan yang masih ditemukan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Salah satu akun bahkan mengaitkan persoalan tersebut dengan tayangan Gubernur Jawa Barat saat meninjau sejumlah lokasi di Bandung Barat.

"Pak kerja pak, liat itu vlog-nya bapak gubernur, kasihan sekali ternyata warga KBB banyak yang hidupnya tidak sejahtera ya," tulis akun tersebut.

Tak hanya itu, persoalan infrastruktur jalan juga ikut menjadi sorotan. Seorang pengguna media sosial mengeluhkan kondisi Jalan Cijenuk-Sindangkerja yang disebut mengalami kerusakan cukup parah. Keluhan itu disampaikan dengan nada sindiran agar pemerintah segera melakukan perbaikan.

"Pak... Jalan Cijenuk Sindang Kerja sudah bisa ditanamin pohon pisang pak," tulisnya.

Komentar lain juga menyebut pembangunan di Bandung Barat baru bergerak cepat setelah adanya kunjungan Gubernur Jawa Barat. Warganet berharap pemerintah daerah lebih proaktif tanpa harus menunggu perhatian dari pemerintah provinsi.

"Pak gubernur lewat mah langsung geraknya cepet aya keun perbaikan," tulis akun lainnya.

Deretan komentar tersebut memperlihatkan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah daerah. Warga tidak hanya berharap adanya rehabilitasi sekolah, tetapi juga menginginkan percepatan pembangunan di berbagai sektor lain, seperti infrastruktur jalan, pelayanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah daerah memastikan program rehabilitasi ruang kelas akan terus dilaksanakan secara bertahap. Penyesuaian dilakukan berdasarkan kemampuan anggaran daerah agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan tanpa mengganggu program prioritas lainnya.

Melalui target pembangunan satu ruang kelas baru dan rehabilitasi 146 ruang kelas di 76 sekolah dasar selama 2026, Pemkab Bandung Barat berharap kualitas sarana pendidikan semakin baik sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Meski demikian, berbagai tanggapan yang muncul di media sosial menunjukkan masyarakat masih menantikan pemerataan pembangunan serta penyelesaian berbagai persoalan lain yang dinilai belum tersentuh secara optimal oleh pemerintah daerah.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Kades Banggalamulya Masih Pertimbangkan Upaya Hukum

Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Kades Banggalamulya Masih Pertimbangkan Upaya Hukum

Headline28 menit lalu
Ini Dia Peluang Kerja Fresh Graduate di Kawasan Industri Subang

Ini Dia Peluang Kerja Fresh Graduate di Kawasan Industri Subang

Lifestyle28 menit lalu
Hasil Undian Badminton AG 2026 Perorangan: Rachel/Febi Langsung Jumpa Tan/Thinaah

Hasil Undian Badminton AG 2026 Perorangan: Rachel/Febi Langsung Jumpa Tan/Thinaah

Olahraga48 menit lalu
SMP Negeri 3 Purwakarta Bentuk Karakter Siswa, Ditempa di Mako Brimob

SMP Negeri 3 Purwakarta Bentuk Karakter Siswa, Ditempa di Mako Brimob

Purwakarta53 menit lalu
ADVERTISEMENT
Camat Purwakarta Perkuat Koordinasi dan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Camat Purwakarta Perkuat Koordinasi dan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Purwakarta58 menit lalu
Kelola Sampah Rumah Tangga, DLH dan HWB Purwakarta Teken Kerjasama

Kelola Sampah Rumah Tangga, DLH dan HWB Purwakarta Teken Kerjasama

Purwakarta1 jam lalu
SLB Negeri Trituna Ciheuleut Subang Bekali Siswa Keterampilan Vokasi

SLB Negeri Trituna Ciheuleut Subang Bekali Siswa Keterampilan Vokasi

Subang1 jam lalu
ELOC Inovasi Siswa SMPN 3 Blanakan, Ubah Tanaman Gulma jadi Produk Bernilai Ekonomi

ELOC Inovasi Siswa SMPN 3 Blanakan, Ubah Tanaman Gulma jadi Produk Bernilai Ekonomi

Subang1 jam lalu
Suling Amis Jadi Ruang Kapolres Subang Dengar Warga

Suling Amis Jadi Ruang Kapolres Subang Dengar Warga

Subang1 jam lalu
Dua Inovasi Disnakeswan Subang Masuk TOP 5 SIF, SIGAP PMK Raih Juara Pertama

Dua Inovasi Disnakeswan Subang Masuk TOP 5 SIF, SIGAP PMK Raih Juara Pertama

Riset dan Inovasi1 jam lalu