Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polemik Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Berakhir Damai

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|08:10 WIB
Bagikan:
Polemik Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Berakhir Damai
DAMAI:  Perwakilan MTs Muslimin Citapen, Nisfa Widia yang diwakili suaminya Rifza, pihak yayasan, serta unsur Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat berfoto bersama usai menandatangani berita acara islah pada Senin (13/7/2026). Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

BANDUNG BARAT-Polemik dugaan pemecatan guru hamil di MTs Muslimin Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, yang sempat viral di media sosial dan menjadi perhatian publik, akhirnya berakhir damai. Pihak madrasah dan guru yang bersangkutan, Nisfa Widia, sepakat menyelesaikan persoalan melalui islah yang berlangsung pada Senin (13/7/2026).

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Berita Acara Islah yang ditandatangani kedua belah pihak setelah melalui serangkaian mediasi. Sebelumnya, Nisfa mengaku diberhentikan saat tengah hamil dan sempat dituduh terkait penggunaan uang tabungan siswa. Persoalan itu memicu perhatian publik karena dinilai berdampak terhadap nama baiknya.

Dalam berita acara perdamaian, kedua belah pihak menyatakan persoalan yang sempat mencuat ke publik terjadi akibat kesalahpahaman. Mereka sepakat mengakhiri perselisihan dengan saling memaafkan.

Salah satu poin penting dalam kesepakatan menyebutkan Nisfa tetap berstatus sebagai guru aktif di MTs Muslimin Citapen. Seluruh hak cutinya dipenuhi sesuai ketentuan. Namun, untuk sementara waktu ia belum kembali mengajar karena masih menjalani masa istirahat setelah melahirkan.

Kesepakatan juga menegaskan bahwa apabila di kemudian hari Nisfa memutuskan mengundurkan diri, keputusan tersebut merupakan hak pribadinya dan harus ditempuh melalui mekanisme administrasi yang berlaku.
Selain itu, seluruh tuduhan yang selama ini diarahkan kepada Nisfa, termasuk dugaan penyalahgunaan tabungan siswa, dinyatakan tidak benar. Kedua belah pihak juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi.

Dalam poin lainnya, yayasan dan pihak madrasah menyatakan telah melakukan evaluasi organisasi, salah satunya melalui rotasi kepala madrasah sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola lembaga pendidikan.
Suami Nisfa, Rifza, yang mewakili istrinya karena baru melahirkan, mengaku bersyukur persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan. "Alhamdulillah, hari ini kami telah bersepakat islah dan berdamai terkait persoalan yang menimpa istri saya. Kami meyakini semua ini mengandung hikmah bagi kami semua," ujarnya.

Menurutnya, keluarga menerima hasil kesepakatan dengan ikhlas dan berharap peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak agar komunikasi dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan dapat berjalan lebih baik.

Rifza juga mengapresiasi langkah pihak madrasah yang melakukan evaluasi internal, termasuk pergantian kepala madrasah. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa MTs Muslimin Citapen menjadi lembaga pendidikan yang semakin maju dan dipercaya masyarakat.

Proses islah dihadiri Kepala MTs Muslimin Citapen yang baru Hendi Fauzi, Ketua PD PGM Indonesia Kabupaten Bandung Barat Tantan Hadiansyah, Ketua KKM Wilayah I Cihampelas-Batujajar-Padalarang Enan Hidayatul Banan, Pengawas Madrasah Ucu Dimyati, serta Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat Deden Syarif Hidayatulloh.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, seluruh pihak berharap polemik yang sempat menjadi perhatian publik benar-benar berakhir. Perdamaian itu diharapkan menjadi momentum bagi MTs Muslimin Citapen untuk memperkuat tata kelola, komunikasi internal, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.(ijr/sep)

Berita Terbaru

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle10 menit lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle1 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional1 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang2 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle2 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle2 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional3 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional3 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional3 jam lalu