Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Khawatir Picu Longsor, Warga Segel Proyek Pengerukan Lahan Savona Hills

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|09:42 WIB
Bagikan:
Khawatir Picu Longsor, Warga Segel Proyek Pengerukan Lahan Savona Hills
SEGEL: Warga RT 03 RW 20 Desa Jayamekar, Padalarang, menyegel sementara proyek pengerukan lahan Perumahan Savona Hills yang dikhawatirkan bisa memicu longsor. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

BANDUNG BARAT - Proyek pengerukan Lahan Savona Hills di RT 03 RW 20, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menuai penolakan dari warga sekitar. Mereka menyegel sementara lokasi proyek milik PT Graha Adikreasi Nusantara (GAN) Property karena khawatir aktivitas cut and fill tersebut berpotensi memicu longsor dan mengancam keselamatan permukiman.

Penyegelan dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus langkah pencegahan. Warga meminta seluruh aktivitas proyek dihentikan sementara hingga pihak pengembang memberikan penjelasan mengenai kajian teknis keamanan lahan, metode pelaksanaan pekerjaan, serta langkah mitigasi yang akan diterapkan untuk mencegah risiko bencana.

Ketua RT 03 RW 20, Iyus Rosmana, mengatakan penolakan warga didasari kekhawatiran terhadap kondisi geografis lokasi proyek yang berada sangat dekat dengan permukiman. "Kami bukan menunggu sampai terjadi longsor. Justru kami melihat lokasi pembangunan ini berada di area yang berpotensi mengalami kelongsoran tanah. Kami khawatir dengan kondisi ke depannya," ujar Iyus saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, berdasarkan pengamatan warga, sedikitnya lima rumah berada tepat di bibir area pengerukan. Kondisi tersebut membuat masyarakat merasa waswas apabila pekerjaan dilakukan tanpa sistem pengamanan lereng yang memadai.

Ia menegaskan warga tidak menolak pembangunan perumahan, tetapi menginginkan kepastian bahwa proyek tersebut tidak membahayakan lingkungan maupun keselamatan warga. "Kami ingin ada komunikasi dengan pihak pengembang untuk mengetahui bagaimana penanganannya. Harus dijelaskan teknis pengamanan tanahnya agar kokoh dan tidak terjadi pergerakan tanah," katanya.

Warga juga meminta pengembang memaparkan hasil kajian geoteknik, desain konstruksi penahan tanah, sistem drainase, hingga skenario penanganan apabila terjadi pergerakan tanah, terutama saat musim hujan.

Selain itu, mereka mendesak pembangunan tembok penahan tanah (TPT) diprioritaskan sebelum pekerjaan cut and fill dilanjutkan. "Iya, kami ingin proyek dihentikan dulu. Setelah ada komunikasi dan kesepakatan antara warga dengan pihak pengembang, baru pekerjaan bisa dilanjutkan. Harus ada penanganan dulu berupa TPT sebagai penahan tanah," tegas Iyus.

Menurut warga, aspek keselamatan harus menjadi prioritas dan tidak boleh dikalahkan oleh target penyelesaian proyek. Penyegelan akan tetap dilakukan hingga terdapat kejelasan mengenai rencana teknis pembangunan dan tercapai kesepakatan antara warga dengan pihak pengembang.

Sementara itu, PT Graha Adikreasi Nusantara (GAN) Property mengaku menghormati aspirasi masyarakat dan memastikan aktivitas proyek dihentikan sementara. Petugas Lapangan PT GAN Property, Dio, mengatakan lahan seluas sekitar 4.900 meter persegi tersebut memang akan dikembangkan menjadi kawasan Perumahan Savona Hills. "Ini rencananya mau dipakai perumahan. Luasnya sekitar 4.900 meter persegi," ujarnya.

Ia menjelaskan penghentian sementara dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk membuka ruang komunikasi dengan warga sebelum pekerjaan kembali dilaksanakan.

Menurutnya, dalam waktu dekat perusahaan akan menggelar sosialisasi guna menjelaskan tahapan pembangunan, metode cut and fill, hingga sistem pengamanan lereng yang akan diterapkan. "Saat ini aktivitas dihentikan sementara. Nanti kita tinggal berkoordinasi," tandasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang34 menit lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional10 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang12 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang12 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu