Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kapolres Purwakarta Minta Semua Pihak Berkolaborasi Cegah Tawuran Pelajar, Kerjasama Antara Sekolah dan Orang Tua

E
EgiEditor: Egi
|05:00 WIB
Bagikan:
Kapolres Purwakarta Minta Semua Pihak Berkolaborasi Cegah Tawuran Pelajar, Kerjasama Antara Sekolah dan Orang Tua
Aksi tawuran dua sekolah menengah atas yang sempat terjadi belum lama ini. Atas aksi itu Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah menegaskan harus ada kolaborasi semua pihak untuk mencegah aksi tawuran antarpelajar.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah menegaskan, harus ada kolaborasi dari sejumlah pihak untuk mencegah terjadinya aksi tawuran antarpelajar di Kabupaten Purwakarta. 

"Harus ada pengawasan secara kolaboratif antara sekolah dan orang tua. Jangan sampai orang tua melepaskan tanggung jawab pengasuhan kepada sekolah tanpa ikut terlibat," kata Kapolres kepada wartawan di Mapolres Purwakarta, Rabu (25/9).

Menurutnya, dalam melakukan pengawasan, setiap orang tua bisa menanyakan kepada guru soal perilaku anak-anaknya selama berada di lingkungan sekolah. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan si anak sedang mengikuti mata pelajaran atau malah tidak masuk sekolah.

"Nanti bisa ketahuan jika si anak ternyata bolos karena tidak ada di sekolah. Dan ini harus dilakukan deteksi dini Ke mana anak-anak ini? Jangan-jangan sedang berkumpul di luar dan merencanakan sesuatu. Ini lah yang saya maksud harus ada pengawasan secara kolaboratif," ujarnya.

Untuk itu, Kapolres meminta agar orang tua ikut mencegah tawuran antarpelajar, yakni dengan selalu mengawasi aktivitas anak-anaknya saat berada di luar rumah. Tak hanya itu, pendidikan karakter keluarga serta peran orang tua juga penting dalam mencegah aksi tawuran pelajar. 

“Penting untuk diketahui bahwa keluarga harus menjadi tempat yang nyaman bagi remaja untuk mencurahkan berbagai permasalahannya,” ucap Kapolres. 

Ia menambahkan, orang tua juga harus menjadi guru pertama bagi anak-anaknya, sehingga orang tua diminta untuk memaksimalkan pendidikan dalam keluarga serta dapat mengawasi aktivitas putra-putrinya. 

“Dibutuhkan penyelesaian secara komprehensif dalam menangani permasalahan tawuran. Artinya penanganan itu bukan hanya tugas polisi dan dinas pendidikan serta sekolah semata, melainkan seluruh masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga dan orang tua,” kata Kapolres.(add)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional2 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional2 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional2 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang4 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat4 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang4 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle5 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle6 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle7 jam lalu