Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

2.300 Siswa Ikuti Seleksi Pentas PAI SMP Subang

Z
Zaenal AbidinEditor: Yusup Suparman
|14:14 WIB
Bagikan:
2.300 Siswa Ikuti Seleksi Pentas PAI SMP Subang
Peserta saat mengikuti Pentas PAI tingkat kabupaten di SMPN 6 Subang pada Kamis (20/8/2026).

SUBANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang sukses menyelenggarakan Pekan Kreativitas dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) jenjang SMP tingkat Tahun 2026 di SMPN 6 Subang, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mengembangkan minat, bakat, kreativitas, sekaligus membentuk karakter religius peserta didik.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Disdikbud Kabupaten Subang, Apud Setiawan, mengungkapkan bahwa Pentas PAI tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan siswa dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam.

"Pentas PAI ini menjadi wadah strategis untuk membina minat, bakat dan kreativitas siswa di bidang Pendidikan Agama Islam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi proses seleksi untuk mendapatkan kontingen terbaik Kabupaten Subang yang nantinya akan mewakili daerah di tingkat Provinsi Jawa Barat," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik. Melalui penguatan literasi Al-Qur'an dan pemahaman ajaran Islam, siswa diharapkan semakin memiliki keimanan, ketakwaan serta akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pembentukan karakter religius, Pentas PAI juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan mempererat ukhuwah. Perpaduan antara ekspresi keagamaan, seni dan teknologi digital diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki kemampuan beragam sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

Antusiasme peserta pada Pentas PAI tahun 2026 terbilang sangat tinggi. Pada tahap awal, sekitar 2.300 peserta didik dari SMP Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Subang mengikuti kompetisi di tingkat komisariat atau rayon. Seleksi kemudian dilakukan secara berjenjang hingga menghasilkan peserta terbaik yang berhak mengikuti babak final tingkat kabupaten.

"Dari sekitar 2.300-an peserta di tingkat komisariat, mereka diseleksi secara ketat. Hanya juara 1 sampai dengan juara 4 di tingkat komisariat yang berhak melaju ke tingkat Kabupaten Subang," jelasnya.

Pada babak final tingkat kabupaten, tercatat sebanyak 429 siswa-siswi terbaik dari 82 satuan pendidikan ikut berkompetisi. Jumlah tersebut terdiri dari 43 SMP Negeri serta 39 SMP Swasta, IT dan Plus yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Subang.

Pentas PAI 2026 mempertandingkan delapan cabang mata lomba yang dirancang untuk menggali berbagai potensi dan kecerdasan peserta didik. Cabang tersebut meliputi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), Pidato PAI, Lomba Cerdas Cermat (LCC) PAI, Kaligrafi, Olimpiade PAI, Desain Poster PAI serta Konten Video PAI.

"Keberagaman cabang lomba ini kami lihat sebagai sarana untuk menggali multiple intelligences atau kecerdasan majemuk siswa. Ada yang memiliki kemampuan dalam membaca dan menghafal Al-Qur'an, ada yang unggul dalam penalaran dan literasi keagamaan, serta ada pula yang memiliki kreativitas di bidang seni dan teknologi digital," tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, cabang MTQ diikuti 48 peserta, MHQ sebanyak 47 peserta, Kaligrafi 89 peserta, Pidato PAI 48 peserta, Lomba Cerdas Cermat PAI sebanyak 24 tim atau 72 siswa, dan Olimpiade PAI sebanyak 24 peserta. Sementara itu, Desain Poster PAI diikuti 63 peserta dan Konten Video PAI sebanyak 38 peserta.

Apud menegaskan, Disdikbud Kabupaten Subang tidak ingin Pentas PAI berhenti sebagai kompetisi seremonial. Para peraih Juara 1 tingkat kabupaten nantinya secara otomatis menjadi kontingen Kabupaten Subang yang akan mendapatkan pembinaan intensif melalui program training center (TC).

"Para juara 1 akan menjadi Kontingen Kabupaten Subang dan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan dari panitia, MGMP PAI dan Disdikbud Subang sebagai persiapan menghadapi tingkat Provinsi Jawa Barat," katanya.

Untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif dan profesional, Disdikbud juga melibatkan 24 dewan juri yang berasal dari berbagai unsur, di antaranya akademisi, praktisi keagamaan, LPTQ, Kementerian Agama serta Disdikbud. Kehadiran para juri tersebut diharapkan mampu memastikan talenta terbaik yang terpilih benar-benar memiliki kesiapan untuk bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Apud turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sekolah, guru pembimbing dan orang tua yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pentas PAI 2026. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga karakter.

"Selamat kepada 429 finalis yang berhasil menembus tingkat kabupaten dari 2.300-an peserta. Jadikan ajang ini sebagai sarana mensyukuri bakat dan memperkuat akhlakul karimah. Kemenangan sejati adalah ketika nilai-nilai agama terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.

Ia juga mengingatkan para guru dan sekolah agar pembinaan karakter religius tidak berhenti setelah kompetisi selesai. Nilai-nilai yang diperoleh melalui Pentas PAI diharapkan terus diterapkan dan menjadi bagian dari budaya sekolah sehari-hari.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para guru pembimbing dan sekolah atas dedikasi serta kerja kerasnya. Pembinaan karakter religius tidak boleh berhenti saat kompetisi usai, tetapi harus terus diintegrasikan dalam kehidupan dan budaya sekolah," pungkasnya.(znl/sep)

Berita Terbaru

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang2 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline2 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle3 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang5 jam lalu
Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Nasional6 jam lalu
Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Subang7 jam lalu
Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Headline8 jam lalu
Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Nasional8 jam lalu
Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Lifestyle9 jam lalu