7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

PASUNDANEKSPRES.ID - Aksi pencurian mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Deoghar, negara bagian Jharkhand, India, menjadi sorotan setelah terekam kamera pengawas (CCTV). Sekelompok pria diduga mencabut mesin ATM milik State Bank of India (SBI), menyeretnya hingga sekitar 500 meter, kemudian membawa kabur mesin tersebut menggunakan kendaraan.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (6/10/2026) dini hari, sekitar pukul 03.30 waktu setempat, di dekat Seva Dham, kawasan Nandan Pahar, Deoghar. Menurut laporan media India, mesin ATM tersebut berisi uang tunai sekitar 482.900 rupee India.
Mesin ATM Diseret hingga 500 Meter
Berdasarkan laporan Times of India, kelompok yang diduga terdiri atas tujuh orang terlebih dahulu merusak akses masuk kios ATM. Mereka kemudian melepaskan mesin menggunakan peralatan pemotong, mengikatnya ke kendaraan, dan menyeretnya menuju lokasi yang lebih sepi.
Setelah itu, mesin ATM diangkut menggunakan kendaraan untuk dibawa meninggalkan lokasi. Rekaman CCTV dilaporkan memperlihatkan sejumlah orang dengan wajah tertutup saat melakukan aksi tersebut.
Pencurian baru diketahui setelah pusat pemantauan ATM bank memberi tahu kepolisian mengenai kejadian tersebut.
Uang Tunai Sekitar Rp90 Juta Ikut Dicuri
Mesin yang menjadi sasaran merupakan ATM milik State Bank of India. Berdasarkan laporan media setempat, uang tunai di dalamnya mencapai 482.900 rupee.
Jika dikonversi secara kasar dengan asumsi kurs Rp190 per rupee, jumlah tersebut setara sekitar Rp91,8 juta. Nilai rupiah ini merupakan perkiraan konversi, bukan nilai resmi yang diumumkan kepolisian.
Selain kehilangan uang tunai, pencurian mesin juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas ATM.
Polisi Periksa CCTV dan Telusuri Pelaku
Kepolisian Deoghar tengah memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat dan menelusuri kendaraan yang digunakan.
Kepala Kepolisian Deoghar, Praveen Pushkar, menyebut para pelaku diduga berasal dari luar distrik tersebut. Namun, kemungkinan adanya bantuan dari pihak lokal masih belum dikesampingkan.
Penyidik juga menelusuri kemungkinan bahwa pelaku telah melakukan pengamatan lokasi sebelum menjalankan aksinya.
Laporan media India pada 8 Oktober menyebut penyelidikan masih berlangsung dan belum ada petunjuk kuat yang diumumkan kepada publik. Polisi terus memeriksa bukti teknis serta rekaman kamera di sekitar lokasi.
Diduga Dilakukan Secara Terencana
Waktu kejadian pada dini hari dan cara mesin ATM dipindahkan menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian. Penyidik berupaya memastikan bagaimana para pelaku dapat membawa mesin dari kios dan melarikan diri tanpa segera diketahui.
Meski rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting, identitas para pelaku dan kemungkinan keterlibatan pihak lain masih harus dibuktikan melalui penyelidikan.
Kasus ini kembali menyoroti keamanan fasilitas ATM, terutama pada lokasi yang tidak dijaga petugas selama malam hari.
Hingga laporan ini disusun, polisi masih berupaya mengidentifikasi dan melacak para pelaku. Informasi mengenai penangkapan belum terkonfirmasi dalam laporan yang dirujuk.
