Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

PASUNDANEKSPRES.ID - Anggota DPRD Kabupaten Subang, Albert Anggara Putra, menyayangkan kericuhan yang terjadi saat pengambilan nomor urut calon kepala desa (cakades) di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara. Menurutnya, tahapan Pilkades bahkan belum memasuki pemungutan suara, tetapi kegaduhan sudah terjadi sehingga seluruh pihak diminta menahan diri.
“Ini yang sangat saya sesalkan. Belum masuk ke tahapan pemilihan, baru pengambilan nomor urut saja sudah terjadi kericuhan. Jangan sampai nanti ketika masuk ke tahapan pemungutan suara justru persoalannya semakin besar,” terangnya.
Albert menilai kejadian tersebut harus menjadi perhatian bersama agar tidak kembali terulang pada tahapan berikutnya, terutama saat pemungutan suara yang berpotensi menghadirkan lebih banyak massa.
“Saya menyayangkan kejadian ini. Perbedaan pilihan dan dukungan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut menimbulkan konflik,” ujar Albert.
Ia mengapresiasi langkah cepat kepolisian bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) yang langsung turun tangan memberikan imbauan dan membubarkan massa.
“Upaya menjaga kamtibmas tentu harus kita dukung. Tetapi yang paling penting adalah kesadaran dari masing-masing calon dan pendukung untuk sama-sama menjaga situasi,” kata Albert.
Aturan Yang Ditetapkan Dalam Tahapan Pilkades
Albert berpesan kepada seluruh calon kepala desa, tim pendukung dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan dalam setiap tahapan Pilkades.
“Kalau ada persoalan, mari diselesaikan melalui mekanisme yang ada. Jangan dengan emosi, apalagi sampai melakukan tindakan yang bisa merugikan diri sendiri dan masyarakat,” katanya.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades Desa Patimban dan si seluruh desa mana pun dapat berlangsung aman, tertib dan demokratis hingga pemungutan suara.
“Jangan sampai perbedaan pilihan merusak persaudaraan. Siapapun yang nanti terpilih harus bisa menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan hanya bagi kelompok pendukungnya,” pungkas Albert. (cdp/ysp)
