Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Waspada Ancaman Bencana Kekeringan dan Kebakaran

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:40 WIB
Bagikan:
Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Waspada Ancaman Bencana Kekeringan dan Kebakaran
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita saat mengecek pasukan dan kesiapan pada Apel Siaga Bencana di Polres Subang, Rabu (9/9/2026).(Cindy DEsita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID  – Kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah Kabupaten Subang meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut membuat kesiapsiagaan dan pencegahan sejak dini menjadi perhatian pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan, kondisi kekeringan harus disikapi dengan kewaspadaan. Masyarakat diminta turut menjaga sumber air, mencegah pembakaran lahan, serta segera melaporkan setiap potensi maupun kejadian bencana kepada pihak berwenang.

Hal itu disampaikan Kang Rey saat menjadi pembina Apel Siaga Bencana di Wilayah Hukum Polres Subang yang digelar di Lapangan Tatag Trawang Tungga, Mapolres Subang, Rabu (9/9/2026).

“Saat ini, kita masih menghadapi kondisi kekeringan di sejumlah wilayah yang juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kondisi ini harus kita sikapi dengan kewaspadaan, terutama dalam menjaga sumber air, mencegah pembakaran lahan, serta memastikan setiap kejadian dapat segera dilaporkan dan ditangani,” ungkapnya.

Menurut Kang Rey, kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Seluruh unsur dan masyarakat memiliki peran dalam mencegah serta mengurangi risiko bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Apel siaga ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” terangnya.

Kekeringan dan Ancaman Karhutla

Kondisi geografis Subang yang beragam, mulai dari kawasan pegunungan hingga pesisir, juga membuat potensi kerawanan bencana perlu diantisipasi secara serius. Karena itu, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

Selain kekeringan dan ancaman karhutla, Kang Rey meminta seluruh pihak terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Meski Kabupaten Subang tidak berada di sekitar Gunung Anak Krakatau, potensi sebaran abu vulkanik dapat dipengaruhi kondisi dan arah angin.

“Perkembangan informasi perlu terus kita pantau,” kata Kang Rey.

Ia menegaskan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus menyampaikan informasi kebencanaan yang benar kepada masyarakat. Setiap langkah penanganan juga akan dilakukan sesuai rekomendasi instansi yang berwenang.

“Pemerintah Daerah bersama seluruh unsur terkait harus siap memberikan informasi yang benar kepada masyarakat dan mengambil langkah sesuai rekomendasi dari instansi yang berwenang,” tegasnya.

Kang Rey menekankan penanggulangan bencana tidak boleh hanya dilakukan setelah bencana terjadi. Pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, respons cepat hingga pemulihan harus dilakukan secara terintegrasi.

“Mari kita perkuat langkah pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, respons cepat, hingga pemulihan. Setiap potensi bencana harus diantisipasi dengan solusi,” tuturnya.

Ia berharap apel siaga tersebut semakin memperkuat koordinasi antarlembaga sehingga seluruh unsur memiliki pola langkah dan komitmen yang sama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat Kabupaten Subang.

“Saya berharap melalui apel ini, koordinasi antarlembaga semakin kuat dan kita memiliki satu langkah, satu komitmen, dan satu kesiapan dalam melindungi masyarakat Kabupaten Subang,” ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan penanggulangan bencana bukan semata-mata diukur dari kecepatan petugas ketika bencana terjadi, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak mencegah dan mengurangi risiko sejak awal.

“Pada akhirnya, keberhasilan penanggulangan bencana bukan hanya diukur dari seberapa cepat kita bertindak ketika bencana terjadi, tetapi juga dari seberapa baik kita mencegah dan mengurangi risikonya sejak awal,” pungkas Kang Rey. (cdp/ysp)

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional7 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang7 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang8 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta8 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta9 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang9 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle11 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle12 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline12 jam lalu