Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinas PUPR Subang Kebut Perbaikan Drainase dan Jembatan

D
Dadan RamdanEditor: Yusup Suparman
|10:30 WIB
Bagikan:
Dinas PUPR Subang Kebut Perbaikan Drainase dan Jembatan
Kabid Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Subang Ida Nursanti menjelaskan pekerjaan drainase dan jembatan. (Dadan Ramdan/Pasunda Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID – Pengerjaan 55 paket infrastruktur yang ditangani Bidang Jembatan Dinas PUPR Subang terus dikebut. Hingga saat ini, progres fisik di lapangan telah mencapai 82,33 persen, bahkan 39 paket di antaranya sudah rampung 100 persen.

Dengan progres tersebut, Dinas PUPR optimistis seluruh pekerjaan yang semula ditargetkan selesai pada Oktober 2026 dapat dituntaskan lebih cepat.

Kepala Bidang Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Subang, Ida Nursanti, mengatakan percepatan terus dilakukan untuk memastikan seluruh paket pekerjaan selesai sesuai target dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

“Target pengerjaan dari 55 paket ini sebenarnya selesai pada bulan Oktober. Namun, melihat progres di lapangan, ada kemungkinan besar akhir September ini sudah bisa selesai seluruhnya,” kata Ida kepada Pasundan Ekspres.

Dari total 55 paket kegiatan yang dikelola, sebanyak 25 paket bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir), sedangkan 29 paket berasal dari Dana Musrenbang. Sementara itu, jenis pekerjaan terdiri atas 40 proyek drainase dan 15 paket jembatan.

Ida menyebutkan, sebanyak 39 paket telah mencapai progres 100 persen dan masuk tahap Provisional Hand Over (PHO). Sementara 16 paket lainnya masih dalam proses pengerjaan dan terus dipercepat.

“Dari 55 paket, 39 sudah selesai 100 persen. Sisanya 16 paket masih berproses,” tuturnya.

Ida juga meluruskan bahwa pekerjaan yang berada di bawah Bidang Jembatan tidak seluruhnya berupa pembangunan jembatan baru. Sejumlah pekerjaan mencakup infrastruktur pendukung dan penanganan kerusakan struktural, termasuk tembok penahan tanah (TPT).

Salah satunya berada di wilayah Pangsor, Kecamatan Pagaden Barat. Di lokasi tersebut, penanganan dilakukan terhadap jembatan yang mengalami retak struktural dengan metode suntik beton.

“Contohnya saat ini di Pangsor, Pagaden Barat. Jembatan yang mengalami retak struktural kita lakukan metode suntik beton,” jelasnya.

Di tengah percepatan pembangunan, Ida juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek teknis dalam pemeliharaan jembatan. Salah satunya terkait kebiasaan menambah lapisan cor beton ketika melakukan perbaikan badan jalan di atas jembatan.

Menurutnya, penambahan cor dapat meningkatkan beban mati bangunan dan berpotensi memengaruhi kapasitas jembatan.

“Jika jalan diperbaiki, jembatannya jangan ditambah cor lagi karena akan menambah beban mati bangunan. Misal kapasitas awal dihitung 8 ton, kalau terus dicor, beban bertambah dan jembatan semakin tinggi. Seharusnya jika ingin meratakan, gunakan aspal (hotmix),” tegas Ida.

Dinas PUPR Subang Memastikan Proses Pembayaran Lancar

Dari sisi administrasi keuangan, Dinas PUPR Subang memastikan proses pembayaran kepada pihak ketiga berjalan lancar. Surat Perintah Membayar (SPM) diproses dalam waktu dua hari, termasuk percepatan pembayaran retensi sebesar 5 persen.

Ida juga menegaskan bahwa pada Bidang Jembatan tahun anggaran 2026 tidak terdapat biaya perubahan anggaran.

Di sisi lain, penyedia jasa atau kontraktor diminta tetap fokus menyelesaikan pekerjaan sesuai gambar kegiatan dan ketentuan teknis. Percepatan, kata Ida, tetap harus berjalan beriringan dengan kualitas pekerjaan.

“Penyedia jasa diharapkan fokus pada gambar kegiatan dan konsisten dalam melaksanakan sisa pekerjaan di lapangan demi menjaga mutu infrastruktur Subang,” pungkasnya. (dan/ysp)

Berita Terbaru

Tempat Meeting dan Gathering Outdoor di Subang, Bisa di Tempat Ini!

Tempat Meeting dan Gathering Outdoor di Subang, Bisa di Tempat Ini!

Lifestyle37 menit lalu
Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

Tim Gabungan Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Konservasi Tahura Bukit Soeharto

Nasional10 jam lalu
Ramah Tamah HANTARU 2026, Wamen Ossy: Momentum Transformasi Layanan yang Memberi Kepastian

Ramah Tamah HANTARU 2026, Wamen Ossy: Momentum Transformasi Layanan yang Memberi Kepastian

Nasional11 jam lalu
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pelayanan Kesehatan jadi Pengaduan Terbanyak di Subang

Pelayanan Kesehatan jadi Pengaduan Terbanyak di Subang

Subang11 jam lalu
Realisasikan DD, Pemdes Margahayu Bangun Jalan Cor Beton di Kampung Cisuri

Realisasikan DD, Pemdes Margahayu Bangun Jalan Cor Beton di Kampung Cisuri

Subang12 jam lalu
Harapan Adi Suryadi Miliki Rumah Layak Akhirnya Terwujud, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Rutilahu

Harapan Adi Suryadi Miliki Rumah Layak Akhirnya Terwujud, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang12 jam lalu
BRIN Gandeng Pemkab Subang Rancang Strategi Investasi Industrialisasi Hijau

BRIN Gandeng Pemkab Subang Rancang Strategi Investasi Industrialisasi Hijau

Headline12 jam lalu
Kemarau Panjang Minim Pasokan Air, Petani Tanam Padi di Area Terbatas

Kemarau Panjang Minim Pasokan Air, Petani Tanam Padi di Area Terbatas

Subang12 jam lalu
Lokasi Capacity Building di Subang yang Cocok untuk Membangun Kekompakan Tim

Lokasi Capacity Building di Subang yang Cocok untuk Membangun Kekompakan Tim

Lifestyle12 jam lalu