Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Disdikbud Subang Lepas 170 Bakal Calon Kepala Sekolah, Setelah Tertunda Empat Tahun

Z
Zaenal AbidinEditor: Indrawan Setiadi
|08:59 WIB
Bagikan:
Disdikbud Subang Lepas 170 Bakal Calon Kepala Sekolah, Setelah Tertunda Empat Tahun
Zaenal Abidin Pasundan Ekspres /Disdikbud Subang Lepas 170 Bakal Calon Kepala Sekolah, Setelah Tertunda Empat Tahun

SUBANG-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang menggelar apel pagi gabungan sekaligus pelepasan keberangkatan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) untuk mengikuti program pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Disdikbud Kabupaten Subang, Rabu (4/11/2026).

Sebanyak 170 BCKS diberangkatkan untuk mengikuti tahapan pelatihan sebagai salah satu persyaratan dalam memenuhi ketentuan regulasi jabatan kepala sekolah. Peserta tersebut terdiri dari 2 orang jenjang TK, 157 orang jenjang SD, dan 11 orang jenjang SMP.

Kegiatan BCKS ini akan dilaksanakan selama 10 hari yang akan berlangsung mulai dari tanggal 7 hingga 16 September 2026.

Kepala Disdikbud Kabupaten Subang, H. Heri Sopandi, S.Sos., M.MPd., mengatakan apel pagi gabungan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan dengan melibatkan berbagai unsur pendidikan, mulai dari satuan pendidikan hingga para pengawas sekolah.

Namun, kegiatan kali ini memiliki agenda khusus, yakni pelepasan para BCKS yang selama ini telah menunggu kesempatan untuk mengikuti pelatihan. Bahkan, proses keberangkatan tersebut sempat tertunda selama kurang lebih empat tahun akibat sejumlah kendala, termasuk keterbatasan anggaran.

"Alhamdulillah, pada hari ini atas persetujuan dan respons dari Pak Bupati Reynaldy, anggaran sudah dialokasikan untuk mengikuti kegiatan BCKS ini. Biayanya cukup besar, mencapai sekitar Rp7 juta per orang," ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan program tersebut merupakan bagian dari upaya memenuhi ketentuan regulasi sekaligus meningkatkan kapasitas dan kompetensi para calon kepala sekolah. Pelatihan dilaksanakan melalui lembaga penyelenggara yang telah ditentukan sesuai ketentuan pemerintah.

Heri menegaskan, keikutsertaan dalam pelatihan tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai upaya memperoleh sertifikat atau memenuhi persyaratan administratif untuk menjadi kepala sekolah. Lebih dari itu, para peserta diharapkan mampu membawa perubahan nyata terhadap kualitas pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.

"Harapan saya, setelah mengikuti BCKS ini, para kepala sekolah bukan sekadar mendapatkan sertifikat kelayakan, tetapi harus ada perubahan besar sesuai dengan visi dan misi Pak Bupati. Program kerja tiga pilar Dinas Pendidikan juga harus semakin meningkat," tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Disdikbud Subang berencana melakukan pemantauan terhadap perkembangan setiap satuan pendidikan, baik sebelum peserta mengikuti pelatihan maupun setelah mereka kembali. Langkah tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana dampak pelatihan terhadap peningkatan kualitas pengelolaan sekolah.

Heri menyebutkan, hasil pemantauan nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi dinas. Apabila terdapat perkembangan positif, hal itu diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Sebaliknya, jika tidak mengalami perubahan atau justru mengalami penurunan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja dan capaian yang dihasilkan.

"Setiap kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan harus berbasis pada target dan output yang jelas. Harus diketahui apa hasil yang ingin dicapai dan kapan target tersebut harus terpenuhi. Jadi, tidak boleh hanya berjalan seperti air mengalir, tetapi kita harus terus berlari," tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Bakal Calon Kepala Sekolah SMPN 1 Purwadadi, Hendra Nugraha, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Subang, khususnya Bupati Reynaldy Putra Andita, atas dukungan dan fasilitas yang diberikan kepada para bakal calon kepala sekolah untuk mengikuti pelatihan pada 2026. 

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian dan fasilitasi yang diberikan. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya pada tahun 2026 ini kami mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program tersebut dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah," ungkapnya.

Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi bentuk investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Ia berharap para calon kepala sekolah dapat memanfaatkan pelatihan dengan maksimal sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh bisa diterapkan dalam memimpin satuan pendidikan.

"Harapan saya, sebagai kepala sekolah nantinya harus benar-benar mengutamakan pendidikan, terutama pendidikan dasar mulai dari SD, SMP, dan seterusnya. Karena setiap anak memiliki bakat dan potensi masing-masing yang harus dikembangkan agar mereka bisa mempersiapkan diri untuk meraih masa depan yang lebih baik," harapnya.

Melalui pelepasan tersebut, Disdikbud Subang berharap para BCKS mampu menjadi pemimpin satuan pendidikan yang lebih profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Subang.(znl)

Berita Terbaru

Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Olahraga11 menit lalu
Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Headline13 menit lalu
DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

Headline21 menit lalu
Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Nasional22 menit lalu
ADVERTISEMENT
Bapperida Subang Dukung Inovasi Pangan Berbasis Protein Ikan untuk Bantu Atasi Stunting

Bapperida Subang Dukung Inovasi Pangan Berbasis Protein Ikan untuk Bantu Atasi Stunting

Headline24 menit lalu
Negara-Negara yang Memilih Membebaskan Pajak Pembalut, Indonesia PPN 11 Persen!

Negara-Negara yang Memilih Membebaskan Pajak Pembalut, Indonesia PPN 11 Persen!

Lifestyle24 menit lalu
Sekda Subang Bahas Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat

Sekda Subang Bahas Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat

Headline28 menit lalu
KASBI Subang Ancam Tempuh Jalur Hukum, SK Dewan Pengupahan Tak Kunjung Diteken

KASBI Subang Ancam Tempuh Jalur Hukum, SK Dewan Pengupahan Tak Kunjung Diteken

Subang35 menit lalu
Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta Ricuh, Massa dan Aparat Sempat Bentrok

Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta Ricuh, Massa dan Aparat Sempat Bentrok

Nasional38 menit lalu
Ngosrek, Ratusan Pasukan Pink PKK Campakasari Promosikan Gaya Hidup Sehat

Ngosrek, Ratusan Pasukan Pink PKK Campakasari Promosikan Gaya Hidup Sehat

Purwakarta39 menit lalu