Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPRD Dorong Penambahan Armada Pengangkut Sampah, Prihatin Subang Hanya Memiliki 24 Unit Kendaraan

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:27 WIB
Bagikan:
DPRD Dorong Penambahan Armada Pengangkut Sampah, Prihatin Subang Hanya Memiliki 24 Unit Kendaraan
Albert Anggara Putra, Anggota DPRD Kabupaten Subang

SUBANG-Anggota DPRD Kabupaten Subang, Albert Anggara Putra, menyoroti minimnya jumlah armada pengangkut sampah yang dimiliki Pemkab Subang. Menurutnya, kondisi ini berdampak langsung terhadap penanganan sampah yang belum optimal di berbagai wilayah di Kabupaten Subang.

Albert mengungkapkan, jumlah armada yang masih layak beroperasi saat ini hanya sekitar 24 unit. Padahal, dengan luas wilayah dan volume sampah yang dihasilkan setiap hari, idealnya Subang membutuhkan lebih banyak armada pengangkut.

“Dengan kondisi saat ini, pengelolaan sampah jelas tidak maksimal. Kita perlu percepatan penambahan armada agar pelayanan kebersihan bisa menjangkau seluruh wilayah,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.

Ia menambahkan, kekurangan armada ini bukan hanya mengganggu kebersihan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan masyarakat dan pencemaran lingkungan. 

DPRD, kata dia, akan mendorong Pemkab untuk mengalokasikan anggaran khusus atau mencari solusi kreatif, termasuk kerja sama dengan pihak swasta, guna memenuhi kebutuhan kendaraan pengangkut sampah.

Albert juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengurangi volume sampah rumah tangga, misalnya dengan memilah sampah organik dan anorganik, serta memanfaatkan kembali barang bekas yang masih layak pakai.

“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Pemkab harus memperkuat armada, sementara masyarakat juga harus berkontribusi dari hulu,” tegasnya.

Diketahui, kekurangan truk pengangkut sampah dan jalan rusak menuju TPA Jalupang menjadi persoalan dalam pengelolaan sampah di Subang. Dua persoalan ini mesti segera diselesaikan apabila Subang ingin bebas sampah 100 persen pada tahun 2029.

Komitmen bebas sampah itu telah disampaikan oleh Bupati Reynaldy usai menghadiri rapat bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI serta Gubernur Jawa Barat di Kantor Bupati Cianjur, beberapa waktu lalu (9/8/2025).

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Irwan Wibawa mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah keterbatasan armada pengangkut sampah. Saat ini ada 25 armada, satu unit dalam kondisi rusak. 

"Jumlah armada yang dikategorikan masih layak jalan sampai saat ini sekitar 24 armada saja," ucapnya pada Pasundan Ekspres pada Selasa (12/8/2025). 

Dengan luas wilayah yang dimiliki Kabupaten Subang, tentu jumlah tersebut sangat jauh dari ideal. "Tentunya jumlah ini sangat kurang dengan apa yang kita butuhkan saat ini, " ucapnya.

Dia menyebutkan, dibutuhkan 60 hingga 70 armada pengangkut sampah untuk jumlah idealnya menangani sampah di Subang.

Untuk mencapai target bebas sampah yang dicanangkan, sementara DLH Subang selama ini telah melakukan beberapa upaya terkait permasalah kekurangan armada pengangkut sampah tersebut dengan melakukan penyewaan. 

"Pada pelaksanaan penanggulangan sampah selain armada yang ada, juga melaksanakan penyewaan hingga pembelian armada baru," ucapnya.

Di samping keterbatasan armada pengangkut sampah, DLH juga menemui kendala yang lain. Yakni akes jalan ke TPA Jalupang yang kurang bagus.

"Akses jalan masuk ke TPA juga kurang bagus, apalagi di musim penghujan seperti sekarang," ucapnya.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., menyatakan kesiapan Kabupaten Subang dalam mendukung program penanganan sampah. Kesiapan itu dia sampaikan usai menghadiri rapat bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI serta Gubernur Jawa Barat di Kantor Bupati Cianjur, beberapa waktu lalu (9/8/2025).

"Di Kabupaten Subang, TPA Jalupang sedang dalam proses peningkatan dari open dumping menjadi sanitary landfill agar pengelolaan sampah lebih optimal. Kami juga menunggu formula khusus dari Kementerian LHK dan Gubernur Jabar untuk solusi menyeluruh," ujar Reynaldy, yang akrab disapa Kang Rey, seusai rapat.

Ia juga menekankan peran aktif masyarakat. "Tanpa kesadaran warga, upaya pemerintah tidak maksimal. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat lebih peduli lingkungan sementara pemerintah menyiapkan sarana pendukung," tegasnya.

Menteri LHK, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, dalam rapat tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mencapai target bebas sampah 100 persen pada 2029, sesuai mandat Perpres No. 12/2025 tentang RPJMN 2025–2029.

"Gubernur Jabar telah menginstruksikan seluruh bupati/wali kota menjalankan program ini. Meski banyak tantangan, dengan gotong royong, target ini bisa tercapai," ujarnya.

Hanif juga menyebut komitmen kepala daerah dalam program Adipura sebagai langkah menuju budaya bersih nasional.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengumumkan kebijakan tegas: bantuan dana untuk daerah akan dikaitkan dengan kinerja pengelolaan sampah.

"Daerah yang abai tak dapat bantuan desa maupun provinsi. Setiap dana harus mendorong inovasi dan tanggung jawab lingkungan," tegas KDM.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, komitmen penanganan sampah dimulai dari tingkat rumah tangga dengan mengikat kebijakan pada reward dan punishment.

“Yang pertama, bagi daerah-daerah, baik daerah kabupaten maupun kota, serta kelurahan dan desa yang tidak melakukan pengelolaan sampah dengan baik sesuai dengan ketentuan yang dibuat oleh pemerintah melalui Menteri Lingkungan Hidup, maka kami tidak akan menurunkan bantuan. Pertama, bantuan desa, kemudian yang kedua, bantuan gubernur untuk kabupaten kota. Kenapa? Karena setiap bantuan harus menggerakkan orang kreatif dan inovatif dan memiliki tanggung jawab lingkungan,” jelasnya.(cdp/fsh/ysp)

Berita Terbaru

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle36 menit lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle2 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional2 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline3 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline3 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle4 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle5 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional5 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional5 jam lalu