Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fenomena Anggota Dewan Main Judol, Pengamat: Bagaimana Orang Stres Mau Mikir Nasib Rakyat?

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|10:49 WIB
Bagikan:
Fenomena Anggota Dewan Main Judol, Pengamat: Bagaimana Orang Stres Mau Mikir Nasib Rakyat?
(dok.Disway.id)

PASUNDAN EKSPRES -  Saat ini, transaksi judi online semakin marak terjadi yang juga turut melibatkan anggota Dewan. Bahkan, baru ini Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK menemukan sedikitnya sebanyak 1.000 orang di lembaga legislatif terlibat judi online. 

Informasi terkait anggota Dewan bermain judi online tersebut disampaikan dalam  rapat kerja bersama komisi III DPR-RI dengan PPATK . Sebelumnya, peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mewanti-wanti anggota DPR akan menjadi stres karena kalah ketika bermain judi online.

BACA JUGA:1.000 Anggota Dewan Terciduk Main Judi Online, Transaksinya Mencapai 25 Milyar! 

Hal itu disampaikan Lucius menanggapi pengakuan pimpinan DPR soal adanya beberapa politikus senayan yang bermain judi online. Lucius mendesak Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR untuk memecat para anggota DPR yang terbukti terlibat judi online. 

Pasalnya, jika terbukti melakukan judi online para legislator telah  melakukan pelanggaran berdasarkan peraturan DPR-RI No.1 Tahun 2015 tentang Kode Etik. Dengan demikian, penindakan tegas seperti itu bisa menimbulkan efek jera kepada anggota DPR lain yang juga bermain judi online. 

BACA JUGA:Nvidia Kehilangan Rp 8.800 Triliun, Tapi Tetap Tenang

"Harusnya MKD tegas kepada para penjudi di DPR. Pemecatan bisa menimbulkan efek jera bagi anggota lain, juga bagi rakyat. Kalau berita tentang nasib anggota DPR yang dipecat karena judi online, ya mungkin rakyat juga akan berpikir ulang untuk ikut-ukuran berjudi," ujar Peneliti Formappi bidang legislasi, Lucius yang dilansir dari Kompas.com, pada (18/6/2024).

BACA JUGA:PPIH Fasilitasi Tanazul Bagi Jemaah Lansia dan Risti dalam Fase Pemulangan ke Indonesia

Menurut Lucius, MKD seharusnya menyadari kerusakan lanjutan yang timbul dari kebiasaan berjudi bagi anggota DPR. Sebab, judi online tidak hanya menggerus isi dompet seseorang saja, tetapi juga bisa memicu kejahatan lain seperti penipuan, korupsi, stres, dan lain-lain.

"Bagaimana anggota DPR bisa memikirkan kepentingan rakyat jika otaknya didesak oleh nafsu mencari keuntungan di perjudian? Kalau kalah judi, ya orang bisa stres. Bagaimana orang stres mau mikir nasib rakyat?" tukasnya.

(nym) 

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang5 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang5 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang5 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle8 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle9 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional9 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga10 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional10 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional10 jam lalu
Fenomena Anggota Dewan Main Judol, Pengamat: Bagaimana Orang Stres Mau Mikir Nasib Rakyat? | Pasundan Ekspres