Forum BUMDes Subang Salurkan 4 Tangki Air Bersih dan 3 Toren untuk Ratusan KK di Palasari

SUBANG - Kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih ditunjukkan Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Subang. Kali ini, Forum BUMDes Subang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun I, Kampung Sukamaju, RW 02, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Jumat (6/11/2026).
Bantuan tersebut diberikan menyusul kondisi kekeringan yang melanda wilayah tersebut dan berdampak terhadap ratusan kepala keluarga (KK). Adapun bantuan yang disalurkan berupa tiga unit toren penampungan air dan empat tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kampung Sukamaju merupakan salah satu wilayah yang setiap tahunnya kerap mengalami persoalan kekeringan. Ketika musim kemarau tiba, warga harus menghadapi keterbatasan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga keperluan sehari-hari lainnya.
Ketua Forum BUMDes Subang, Urip Soeprianto, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih.
Menurutnya, air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Karena itu, ketika mengetahui ada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air, Forum BUMDes Subang berupaya hadir untuk memberikan bantuan sesuai kemampuan.
"Kami ingin keberadaan Forum BUMDes Subang tidak hanya dirasakan dalam kegiatan ekonomi dan pengembangan usaha desa, tetapi juga bisa memberikan manfaat sosial bagi masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, khususnya untuk kebutuhan dasar seperti air bersih, tentu kami berupaya hadir dan membantu," ujar Urip.
Dia berharap bantuan tiga toren dan empat tangki air bersih tersebut dapat meringankan beban ratusan keluarga yang terdampak kekeringan di Desa Palasari.
Urip juga menilai persoalan kekeringan yang terjadi setiap tahun tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Sebab, ketersediaan air bersih berkaitan langsung dengan kebutuhan hidup dan kesehatan masyarakat.
"Harapan kami, bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Namun, tentu persoalan kekeringan juga membutuhkan perhatian bersama. Jangan sampai setiap tahun masyarakat harus menghadapi kesulitan yang sama tanpa ada solusi jangka panjang," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forum BUMDes Subang, Nana, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk membangun kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat desa.
Menurutnya, keberadaan BUMDes dan forum yang menaunginya harus mampu memberikan kontribusi lebih luas. Tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi desa, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
"BUMDes bukan hanya berbicara tentang usaha dan keuntungan. Ada tanggung jawab sosial yang juga perlu diperhatikan. Kami ingin Forum BUMDes Subang bisa hadir di tengah masyarakat, terutama ketika ada kondisi yang membutuhkan kepedulian dan gotong royong," ungkap Nana.
Dia menambahkan, bantuan toren dan air tangki tersebut diharapkan bisa membantu mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pasokan air bersih. Terlebih, jumlah warga yang terdampak mencapai ratusan kepala keluarga sehingga membutuhkan perhatian serius.
Nana juga berharap adanya sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai pihak lainnya untuk mencari solusi terhadap persoalan kekeringan yang terus berulang.
"Kalau persoalan ini terjadi setiap tahun, tentu perlu dipikirkan penanganan yang lebih permanen. Bantuan air bersih memang bisa membantu kebutuhan mendesak, tetapi ke depan perlu ada upaya bersama agar masyarakat memiliki akses air bersih yang lebih mudah dan berkelanjutan," jelasnya.
Di sisi lain, Bidang Hukum Forum BUMDes Subang, Nurul Mu'min, menilai persoalan ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak.
Menurutnya, penanganan kekeringan tidak cukup hanya dilakukan melalui bantuan sementara. Perlu ada langkah konkret dan koordinasi lintas sektor agar masyarakat memiliki kepastian akses terhadap air bersih, terutama di wilayah yang setiap tahun mengalami kekeringan.
"Persoalan air bersih ini bukan persoalan sepele karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Kalau setiap tahun wilayah ini mengalami kekeringan, tentu harus ada perhatian lebih dari pihak terkait. Jangan sampai masyarakat terus menghadapi persoalan yang sama setiap musim kemarau," ujar Nurul.
Ia menambahkan, pemerintah desa maupun pemerintah daerah perlu melihat persoalan tersebut sebagai salah satu prioritas pelayanan kepada masyarakat. Pemetaan wilayah rawan kekeringan, penyediaan sarana penampungan, serta pembangunan infrastruktur sumber air dinilai penting untuk menjadi perhatian bersama.
"Harapannya, bantuan yang diberikan hari ini bisa menjadi langkah awal untuk meringankan beban warga. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana ke depan ada solusi berkelanjutan sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada distribusi air tangki," tambahnya.
Salah seorang warga Desa Palasari, Andri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Forum BUMDes Subang, khususnya kepada Ketua Forum BUMDes, Urip Soeprianto atau yang akrab disapa Bos Urip.
Menurut Andri, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang selama ini harus menghadapi kesulitan air bersih setiap musim kemarau.
"Kami sebagai masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bos Urip dan Forum BUMDes Subang yang sudah peduli terhadap kondisi warga di sini. Bantuan ini sangat berarti karena memang setiap tahun wilayah kami mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih," tutur Andri yang juga kepala Dusun.
Dia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi perhatian bagi pihak lain agar persoalan kekeringan di wilayahnya mendapatkan penanganan lebih serius.
"Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi warga dan kepedulian seperti ini bisa terus berlanjut. Kami juga berharap ke depan ada solusi supaya masyarakat tidak terus mengalami kesulitan air setiap musim kemarau," pungkasnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Forum BUMDes Subang terhadap masyarakat.(hdi/ysp)
