Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fraksi NasDem Subang Dorong Efisiensi Lewat Restrukturisasi

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:14 WIB
Bagikan:
Fraksi NasDem Subang Dorong Efisiensi Lewat Restrukturisasi
USULAN: Anggota Fraksi NasDem Hendra Boeng Purnawan mengusulkan kepada Bupati Subang segera melakukan Restrukturisasi sejumlah dinas serumpun. Indrawan Setiadi/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Memasuki tahun keterbatasan anggaran di tiap tiap kabupaten di Indonesia, Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Subang mengusulkan kepada Bupati Subang segera melakukan Restrukturisasi sejumlah dinas serumpun di Kabupaten Subang.

Anggota Fraksi NasDem Hendra Boeng Purnawan menilai, penggabungan organisasi perangkat daerah (OPD) bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas dan restrukturisasi dinas, seringkali untuk memangkas belanja pegawai yag tinggi di kabupaten Subang. “Langkah ini didasarkan pada kesamaan urusan pemerintahan,” katanya.

Boeng menegaskan, pentingnya penggabungan OPD serumpun untuk mencapai efisiensi anggaran belanja pegawai dan merampingkan birokrasi. Selain itu ungkap Boeng dalam rangka meringankan beban kerja dan kebutuhan daerah berdasarkan PP no 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.
“Hal ini bisa berdampak Positip yaitu memperjelas fokus kinerja, mengurangi tumpang tindih urusan, dan diharapkan meningkatkan pelayanan publik,” katanya.

Boeng mengungkapkan, di Kabupaten Subang ada beberapa rumpun dinas yang dipisahkan dan bahkan merumitkan saat koordinasi baik itu di pemerintah propinsi maupun ke pusat.
“Saya optimis apabila hal ini dilakukan oleh bupati Subang ini tentu akan menjadi terobosan baru dalam memasuki tahun 2027 akan efisiensi belanja pegawai dan dikaitkan dengan fungsinya akan lebih lincah dan fokus pada hasil kinerja,” katanya.

Menurutnya, merujuk pada Undang-undang Nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pada pasal 146 ayat 1 dan ayat 2. Undang-undang ini juga membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD mulai tahun 2027.

“Undang-undang ini menjadi landasan hukum utama dalam restrukturisasi fiskal di daerah-daerah Indonesia guna meningkatkan kualitas belanja dan pelayanan publik,” tandasnya.(idr/ery)

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline3 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline4 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline4 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle6 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle7 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle8 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle9 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional9 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle10 jam lalu