Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Industri Subang Tumbuh Pesat, Peralatan Pelatihan BLK Masih Tertinggal

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:29 WIB
Bagikan:
Industri Subang Tumbuh Pesat, Peralatan Pelatihan BLK Masih Tertinggal
PELATIHAN KERJA: Sejumlah calon pekerja saat mengikuti pelatihan di BLK Disnakertrans Subang. Sebagian peralatan praktik yang digunakan belum sepenuhnya mengikuti perkembangan kebutuhan industri. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

SUBANG –  Kawasan industri Subang tumbuh pesat namun belum sepenuhnya diimbangi dengan modernisasi fasilitas pelatihan kerja. Balai Latihan Kerja (BLK) milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Subang mengakui sebagian peralatan praktik yang digunakan masih berusia tua sehingga belum sepenuhnya mengikuti perkembangan teknologi yang dibutuhkan dunia industri.

Investasi di Kabupaten Subang saat ini didominasi penanaman modal asing (PMA), terutama dari China, Korea Selatan, Vietnam, Taiwan, serta Jepang. Pada 2025, realisasi investasi mencapai Rp18,2 triliun atau melampaui target Rp10,5 triliun. Sementara pada 2026, target investasi kembali naik menjadi Rp19,2 triliun.

Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Subang, Syauqi, mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai perkembangan industri.

"Memang diakui bahwa sebagian peralatan di BLK Subang masih menggunakan peralatan yang sudah tua. Namun, kondisi ini menjadi tantangan bagi kami dan tidak mengurangi komitmen untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja," terangnya kepada Pasundan Ekspres.

Ia mengakui, perkembangan industri di Subang, terutama dengan hadirnya berbagai perusahaan manufaktur dan otomotif berskala besar, menuntut sarana pelatihan yang lebih modern agar lulusan BLK memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, BLK Subang terus mengusulkan modernisasi peralatan pelatihan melalui berbagai sumber pendanaan, baik Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten, APBD Provinsi Jawa Barat, maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"BLK terus mengusulkan modernisasi peralatan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri melalui APBD, APBD Provinsi maupun APBN. Kami juga menerima hibah peralatan dari perusahaan sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas pelatihan kerja," kata Syauqi.

Tidak hanya berfokus pada pembaruan fasilitas, lanjut Syauqi, BLK Subang juga memperluas kerja sama dengan lembaga pelatihan lain yang memiliki sarana lebih modern. Salah satunya dengan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Provinsi Jawa Barat.

"Melalui kerja sama dengan BLKK Provinsi Jawa Barat, peserta pelatihan dari Subang dapat menggunakan fasilitas pelatihan yang lebih modern," ujarnya.

Syauqi menambahkan, BLKK Provinsi Jawa Barat juga telah menjalin sinergi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan BLK juga menjadi perhatian utama. Menurutnya, kompetensi para instruktur terus diperbarui melalui berbagai pelatihan, sertifikasi, serta pengembangan kapasitas agar mampu mengikuti kemajuan teknologi.

"Selain itu, peningkatan kompetensi instruktur terus dilakukan melalui pelatihan, sertifikasi, dan pembaruan kemampuan agar mengikuti perkembangan teknologi serta sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan kebutuhan industri," ungkapnya.

Ia menegaskan, modernisasi tidak hanya menyangkut peralatan, tetapi juga kualitas tenaga pengajar yang menjadi ujung tombak dalam mencetak tenaga kerja terampil.

"Kami berkomitmen untuk selalu meng-update kemampuan para instruktur di BLK Subang agar mampu menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia industri," tegas Syauqi.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Purwakarta9 menit lalu
Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Lifestyle2 jam lalu
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Nasional3 jam lalu
Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Lifestyle4 jam lalu
Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Nasional4 jam lalu
Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Olahraga4 jam lalu
Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Nasional4 jam lalu
Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang Disorot, Begini Perkembangan PT CMM

Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang Disorot, Begini Perkembangan PT CMM

Subang4 jam lalu
Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Subang5 jam lalu