Investasi Tumbuh, Anggota DPRD Tekankan Penguatan SDM Lokal

PASUNDANEKSPRES.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang mengapresiasi tren peningkatan nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Subang.
Pertumbuhan investasi dinilai menjadi peluang besar untuk mendorong perekonomian dan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Subang, Muhamad Fadhil Hilmi mengatakan, meningkatnya investasi harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Ia menyebut, geliat investasi yang terus tumbuh dapat menjadi keberkahan bagi Kabupaten Subang, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami apresiasi. Semoga ini menjadi keberkahan buat Subang,” kata Fadhil kepada Pasundan Ekspres.
Meski demikian, Fadhil mengingatkan agar pertumbuhan investasi berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Subang.
Menurutnya, kehadiran investasi dalam skala besar akan lebih optimal manfaatnya apabila masyarakat lokal memiliki kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
“Semoga kemajuan investasi juga diimbangi dengan kemajuan SDM di Kabupaten Subang,” ujarnya.
Menjadi Salah Satu Perhatian DPRD
Anggota Fraksi Gerinda ini menyebut, penguatan SDM menjadi salah satu perhatian DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Subang. Hal tersebut dinilai penting agar masyarakat Subang tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya pembangunan kawasan industri dan masuknya investor.
“Kami DPRD bersama dengan Pemda sedang konsen di wilayah itu,” tuturnya.
Ia menilai peningkatan investasi merupakan momentum yang harus dimanfaatkan pemerintah daerah untuk membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat.
Selain membuka lapangan kerja, ia berharap, investasi di Subang mampu meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas.
"Karena itu, kami DPRD mendorong agar kebijakan investasi tetap disertai dengan strategi peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan keterampilan, serta penguatan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan industri," pungkas Fadhil. (cdp/ysp)
