Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kerugian Negara Akibat Korupsi Timah Capai Rp 300 Triliun!

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|17:08 WIB
Bagikan:
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Kerugian Negara Akibat Korupsi Timah Capai Rp 300 Triliun!
Kerugian Negara Akibat Korupsi Timah Jakarta, Rabu (29/5/2024). Sumber (ANTARA/Laily Rahmawaty)

PASUNDAN EKSPRES - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengumumkan hasil final penghitungan kerugian negara akibat korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPK) menunjukkan bahwa kerugian negara mencapai Rp 300 triliun, jauh lebih tinggi dari perkiraan awal Rp 271 triliun.

"Ternyata nilainya lumayan fantastis, Rp 300 triliun," kata Burhanuddin dalam konferensi pers di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Rabu (29/5/2024).

Pertambahan angka ini didasarkan pada tiga perhitungan yang dilakukan BPK, yaitu:

  • Kemahalan harga sewa smelter: Rp 2,2 triliun
  • Penjualan biji timah ke mitra: Rp 26 triliun
  • Kerugian keuangan negara dan kerusakan lingkungan: Rp 271 triliun

Ketua BPKP Muhammad Yusuf Ateh menyerahkan hasil audit secara simbolis kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Jampidsus Febrie mengatakan, Kejaksaan Agung akan segera menyelesaikan berkas perkara dan melimpahkannya ke Jaksa Penuntut Umum. Dia menegaskan bahwa dakwaan akan memasukkan kerugian negara sebesar Rp 300 triliun ini.

"Jaksa akan maju ke persidangan dalam dakwaannya tidak memasukkan perekonomian negara," kata Febrie.

Sebelumnya, Direktorat Penyidikan Jampidsus telah memeriksa mantan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan terkait kasus korupsi ini. Erzaldi diperiksa selama tujuh jam pada 28 Mei lalu.

Kasus korupsi ini diduga melibatkan sejumlah pihak, termasuk Erzaldi dan beberapa pejabat PT Timah Tbk. Kerugian negara yang ditimbulkan akibat korupsi ini tergolong sangat besar dan berdampak luas pada keuangan negara dan lingkungan hidup.

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle19 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional32 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional34 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle36 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional46 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu