Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Keluarga Terpidana Kasus Vina Cirebon Minta Bantuan Hukum, Otto Hasibuan Bongkar Kejanggalan Penyelidikan

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:28 WIB
Bagikan:
Keluarga Terpidana Kasus Vina Cirebon Minta Bantuan Hukum, Otto Hasibuan Bongkar Kejanggalan Penyelidikan
Otto Hasibuan akan memberikan bantuan hukum secara gratis kepada keluarga dari lima terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Otto Hasibuan akan memberikan bantuan hukum secara gratis kepada keluarga dari lima terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Hal itu diungkap oleh Otto Hasibuan setelah menggelar konferensi pers di Peradi Tower, Jakarta pada Senin, 10 Juni 2024.

Dalam konferensi pers tersebut, Otto menghadirkan keluarga dari lima terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon yakni Eko Ramadhani, Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, dan Hadi Saputra.

Otto selaku Ketua Peradi juga menghadirkan 4 orang saksi yang pernah diperiksa di Polda Jawa Barat pada tahun 2016 lalu dengan didampingi politikus Partai Golkar, Dedi Mulyadi.

Adapun maksud kedatangan keluarga dari lima terpidana pembunuhan kasus Vina Cirebon kepada Otto Hasibuan untuk meminta bantuan hukum dan menuntut keadilan.

"Menurut keterangan daripada orangtua lima orang (terpidana) ini, sesungguhnya mereka ini tidak pernah melakukan perbuatan yang sudah dijatuhkan oleh mereka," ucap Otto Hasibuan dalam konferensi pers, Senin (10/6).

Otto menyampaikan bahwa para terpidana yang diketahui dijatuhi vonis seumur hidup itu terpaksa mengaku kepada polisi karena ada tekanan dan penyiksaan yang dilakukan penyidik saat pemeriksaan.

"Tetapi mereka dulu terpaksa mengaku dalam berita acaranya, karena ada penekanan, penyiksaan terhadap mereka sehingga terpaksa mengaku," jelasnya.

Dia menyampaikan bahwa ada kejanggalan dalam kasus Vina Cirebon setelah sejumlah saksi menyampaikan keterangan sebenarnya kepada pengacara tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi saat peristiwa pembunuhan terjadi pada tahun 2016 lalu, para terpidana tidak berada di lokasi dan diketahui sedang tidur di rumah anaknya Pak RT.

"Bahwa dalam rangkaian peristiwa pembunuhan ini, ada satu alibi yang sebenarnya mereka ajukan, dimana pada jam yang sama, pada tanggal 27 Agustus 2016, sesungguhnya mereka ada tidur di rumah anaknya Pak RT," tuturnya.

"Jadi, peristiwa yang dituduhkan kepada mereka itu yang terjadi di jam-jam yang sama, di hari yang sama pada tanggal 27 Agustus 2016, mereka itu berada di rumah anak Pak RT, sehingga kalau ini benar maka berarti peristiwa pembunuhan itu adalah pasti tidak benar," lanjutnya.

Otto Hasibuan selaku Ketua Peradi menyampaikan bahwa dirinya siap memberikan bantuan hukum kepada keluarga dari lima terpidana kasus Vina Cirebon jika ingin mengajukan PK (peninjauan kembali).

"Bertemu dengan lima terpidana itu, bertanya apakah sungguh-sungguh mau mengajukan PK atau tidak. Kalau mereka mau PK, kami tim Peradi siap," ujarnya.

Sebagai informasi, Pengadilan Negeri Cirebon telah memvonis 7 orang terpidana dengan vonis penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016. (inm)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle2 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle3 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle7 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu