Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kepsek SMAN 1 Pamanukan Buka Suara soal Kasus Viral, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelecehan

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|10:00 WIB
Bagikan:
Kepsek SMAN 1 Pamanukan Buka Suara soal Kasus Viral, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelecehan
Kepala SMA Negeri 1 Pamanukan, Drs. Edi Kanedi memberikan pernyataan resmi soal kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap siswa.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepala SMAN 1 Pamanukan, Drs. Edi Kanedi, menyampaikan pernyataan resmi terkait kasus dugaan pencabulan yang belakangan menjadi perhatian publik dan viral di lingkungan sekolah.

Edi menyampaikan permohonan maaf sekaligus keprihatinan mendalam atas peristiwa yang terjadi. Ia menegaskan, sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar dan berkembang.

“Dengan tulus dan rasa duka mendalam, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada korban, keluarga korban, serta seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Pamanukan atas kejadian ini,” tegas Edi dalam pernyataan resminya melalui media sosial sekolah.

Edi mengatakan, pihak sekolah telah mengambil sejumlah langkah sejak menerima laporan pertama dari orang tua korban. Langkah tersebut, kata dia, dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan pendampingan serta tetap memperoleh hak pendidikan.

“Sejak laporan pertama kami terima dari orang tua korban, kami pihak sekolah telah mengambil tindakan nyata dengan memberikan pendampingan psikologis, rasa aman serta perlindungan penuh kepada para korban agar hak pendidikannya tetap terjaga,” katanya.

Ia menegaskan, pihak sekolah tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan yang terjadi di lingkungan pendidikan.

“Kami juga menegaskan bahwa tidak ada ruang sedikit pun bagi segala bentuk pelecehan di sekolah ini,” tegasnya.

Sebagai bentuk langkah tegas, pihak sekolah juga telah mengambil tindakan terhadap terduga pelaku yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

“Langkah tegas telah kami ambil. Terduga pelaku saat ini telah diberhentikan dari jabatannya sebagai wakil kepala sekolah dan telah dinonaktifkan secara penuh dari seluruh kegiatan mengajar di SMA Negeri 1 Pamanukan serta proses hukumnya telah diserahkan kepada pihak yang berwajib,” jelas Edi.

Di tengah derasnya informasi mengenai kasus tersebut, Edi juga meminta masyarakat lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.

Pernyataan Resmi Mengatasnamakan SMAN 1 Pamanukan

Ia mengatakabn, bahwa pernyataan resmi yang mengatasnamakan SMA Negeri 1 Pamanukan hanya disampaikan oleh dirinya selaku kepala sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas.

“Terkait berbagai informasi yang beredar di masyarakat, kami mengimbau publik untuk lebih bijak. Pernyataan resmi atas nama SMA Negeri 1 Pamanukan hanya keluar dari saya selaku kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang humas. Pernyataan dari pihak lain di luar kami berdua adalah pernyataan pribadi dan tidak mewakili sekolah,” tegasnya.

Edi memastikan pihak sekolah akan terus melakukan pembenahan untuk memperkuat lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berintegritas.

“Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan menjaga marwah SMA Negeri 1 Pamanukan menjadi lingkungan belajar yang aman dan berintegritas,” pungkasnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Lifestyle57 menit lalu
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Nasional2 jam lalu
Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Lifestyle2 jam lalu
Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Nasional2 jam lalu
Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Olahraga3 jam lalu
Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Nasional3 jam lalu
Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang Disorot, Begini Perkembangan PT CMM

Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang Disorot, Begini Perkembangan PT CMM

Subang3 jam lalu
Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Subang3 jam lalu
Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Subang3 jam lalu