Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pakar Menyebut Elaelo Mbalelo, Melakukan Tindakan Tidak Etis dan Tak Terpuji

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|17:00 WIB
Bagikan:
Pakar Menyebut Elaelo Mbalelo, Melakukan Tindakan Tidak Etis dan Tak Terpuji
Pakar menyebutkan elaelo melakukan tindakan tidak etis dan tak terpuji. (screenshot @google)

PasundanEkspres - Elaelo terus menjadi pusat perhatian berbagai kalangan setelah viral belakangan ini. Para pakar keamanan menilai bahwa layanan yang mengklaim sebagai pengganti X ini mbalelo karena melakukan tindakan tidak etis, tidak terpuji, dan cenderung melanggar hukum.

"Pada awalnya, trik Elaelo untuk menjadi viral adalah dengan menjanjikan 1.000 centang biru bagi pengguna yang mendaftarkan diri pertama kali dan mengklaim sebagai platform kebanggaan anak bangsa. Namun sayangnya, Elaelo kemudian melakukan beberapa tindakan tidak etis dan cenderung melanggar hukum," ujar Alfons Tanujaya, pakar keamanan siber dari Vaksin.com.

Menurut Alfons, ada dua tindakan Elaelo yang dinilainya tidak etis dan tidak terpuji. Pertama, mengklaim dirinya dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Situs elaelo.id menampilkan logo Garuda Pancasila dan tulisan 'Under Construction by Kominfo'. Ini memberikan kesan seolah-olah Elaelo adalah aplikasi yang didukung atau dibangun oleh Kominfo. Hal ini jelas menyesatkan karena Kominfo sendiri tidak pernah menginformasikan adanya aplikasi pengganti X di bawah Kominfo bernama Elaelo," jelas Alfons.

Kedua, salah satu admin Elaelo, Iron Dome #Hmei, melakukan manipulasi berita dari portal berita terkemuka.

"Mereka sengaja mengubah berita menjadi palsu bahwa aplikasi ini direkomendasikan oleh Kominfo. Sudah judul berita dimanipulasi, disebarkan pula," kata Alfons.

Karya Anak Bangsa

Alfons menyayangkan aksi mbalelo Elaelo. Layanan mereka sebenarnya bisa menjadi kebanggaan, namun dalam prakteknya melakukan tindakan kurang terpuji.

Elaelo seharusnya mencontoh karya anak bangsa lainnya, salah satunya adalah Palapa yang dibuat oleh Gildas dan Onno W. Purbo. Palapa memiliki kemampuan mumpuni dan bisa menyaingi platform chat milik raksasa teknologi dengan cara yang etis dan terpuji.

"Palapa menyediakan platform chat yang bisa jadi saingan WhatsApp, Telegram, atau Signal. Platform ini adalah karya anak bangsa dan tidak melakukan tindakan tidak terpuji dalam menyebarkan informasi layanannya. Hebatnya lagi, mereka mengutamakan keamanan pengguna dan melakukan pendanaan mandiri dalam memberikan layanannya," pungkas Alfons.

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga7 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang8 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang8 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang9 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional10 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional11 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle11 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta12 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat12 jam lalu