Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pendeta Gilbert Lumoindong Sambangi MUI untuk Minta Maaf Soal Dugaan Penistaan Agama

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:22 WIB
Bagikan:
Pendeta Gilbert Lumoindong Sambangi MUI untuk Minta Maaf Soal Dugaan Penistaan Agama
Pendeta Gilbert Lumoindong mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). (Foto: screenshot YouTube Official MUI TV)

PASUNDAN EKSPRES - Pendeta Gilbert Lumoindong mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meminta maaf soal video ceramahnya yang viral beberapa waktu lalu.

Gilbert menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh umat Muslim dan pimpinan MUI setelah video dugaan penistaan agama dengan menyinggung soal zakat dan salat tersebar dan viral di media sosial.

"Dengan segala kerendahan hati, saya Gilbert Lumoindong memohon maaf untuk segala yang terjadi dan kalau ada salah ucap, salah pengertian, salah diksi dan segala macam, salah dalam pembicaraan saya, percakapan saya dalam ceramah saya kepada umat muslim maupun umat lain juga yang merasa terganggu dengan ceramah itu, sekali lagi saya mohon maaf," ucap Pendeta Gilbert Lumoindong dalam video yang diunggah di YouTube MUI TV pada Selasa, 16 April 2024.

Pendeta Gilbert mengaku sama sekali tidak ada niat untuk menyinggung ajaran umat Muslim tersebut.

"Dan sekali lagi, dari dasar hati saya yang terdalam, tidak ada niat sama sekali dari saya untuk mendatangkan kemusuhan ini. Karena dari hati saya yang terdalam, saya menghargai perbedaan, saya mencintai rekan-rekan saudara mayoritas saya, yaitu umat muslim," ujar Gilbert.

Ketua MUI Bidang Kerukunan Umat Beragama Dr. H. Yusnar Yusuf, M.S. menyampaikan pihaknya telah menerima permohonan maaf dari Pendeta Gilbert dan meminta agar umat Islam memaafkannya.

"Kami Majelis Ulama Indonesia sudah mendengarkan dan tadi sudah memberikan penjelasan kepada umat Islam bahwa marilah kita memaafkannya karna memang itu adalah suruhan agama," ucap Yusnar dalam pernyataannya.

Adapun, menurut Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, K.H. Cholil Nafis, kejadian ini dijadikan pembelajaran bagi semua pihak dengan saling menghormati keyakinan masing-masing demi menjaga kerukunan umat.

"Mari kita bangun ke depan persatuan dan kesatuan, manusia itu bisa rukun dan keliru, dan sebagai orang yang berbuat salah, mari kita memperbaiki dan minta maaf, mari kita maafkan, sama-sama untuk kerukunan antar umat beragama," ujar Kholil.

Sebelumnya, Pendeta Gilbert Lumoindong telah menemui Jusuf Kalla atau JK selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas videonya yang viral tersebut.

Sementara itu, nama Pendeta Gilbert Lumoindong menjadi perbincangan hangat setelah video ceramahnya yang diduga menyinggung soal zakat dan salat tersebar di media sosial dan viral. (inm)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle18 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu