Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penurunan Tanah di Pesisir Subang 2,8 Cm per Tahun, BRIN dan BP4D Susun Strategi Mitigasi Banjir Rob

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|09:06 WIB
Bagikan:
Penurunan Tanah di Pesisir Subang 2,8 Cm per Tahun, BRIN dan BP4D Susun Strategi Mitigasi Banjir Rob
BP4D Subang memfasilitasi FGD bersama Pusat Riset Geoinformatika BRIN dalam rangka pelaksanaan riset mengenai penurunan tanah (land subsidence) dan banjir rob di kawasan pantai utara Kabupaten Subang, pada Kamis (2/7/2026) di Ruang Rapat Bupati II.

SUBANG – Ancaman penurunan tanah Subang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Subang. Bersama BRIN Subang, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Subang menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas hasil riset sekaligus menyusun strategi mitigasi banjir rob Subang di kawasan pantai utara.

FGD yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati II, Kamis (2/7/2026), menghadirkan Pusat Riset Geoinformatika BRIN, perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan. Forum ini bertujuan menghimpun data dan masukan sebagai dasar penyusunan rekomendasi ilmiah dalam menghadapi dampak penurunan tanah dan banjir rob di wilayah pesisir.

Kawasan yang jadi Fokus Mitigasi Banjir ROB

Kawasan yang menjadi fokus penelitian meliputi Kecamatan Legonkulon, Pamanukan, Blanakan, Sukasari, dan Pusakanagara. Wilayah tersebut dinilai memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap genangan akibat kombinasi penurunan muka tanah dan kenaikan muka air laut.

Berdasarkan hasil penelitian BRIN Subang, laju penurunan tanah Subang diperkirakan mencapai 1,2 hingga 2,8 sentimeter per tahun. Jika kondisi ini terus berlangsung, risiko banjir rob Subang maupun banjir di kawasan pesisir diperkirakan akan semakin meningkat.

Kepala BP4D Kabupaten Subang, Iwan Syahrul Anwar, S.STP., melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan BP4D Kabupaten Subang, Eti Maryati, S.IP., M.T., mengatakan bahwa kajian yang dilakukan BRIN menjadi pijakan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data dan riset.

"Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam perencanaan pembangunan daerah, khususnya untuk mengurangi risiko penurunan tanah dan banjir rob di kawasan pesisir Subang," ujar Eti.

Menurutnya, hasil penelitian akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai langkah mitigasi, mulai dari penguatan kebijakan tata ruang, pengelolaan sumber daya air, peningkatan infrastruktur pengendali banjir, hingga penguatan kolaborasi lintas sektor.

Eti Maryati berhaap, melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Subang, BRIN Subang, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan lahir strategi pembangunan pesisir yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.
 
"Pendekatan berbasis riset tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan dampak penurunan tanah Subang sekaligus mengurangi risiko banjir rob Subang yang mengancam wilayah Pantura," ujarnya.

Dengan hasil penelitian yang komprehensif, Pemerintah Kabupaten Subang memiliki landasan ilmiah yang lebih kuat dalam menyusun kebijakan pembangunan pesisir sehingga perlindungan masyarakat dan keberlanjutan kawasan Pantura dapat terus ditingkatkan.(*)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline4 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat5 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta5 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle6 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang6 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta6 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta6 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang6 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang6 jam lalu