Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PUPR Subang Targetkan Pekerjaan Konstruksi Jalan Rampung November

D
Dadan RamdanEditor: Yusup Suparman
|09:20 WIB
Bagikan:
PUPR Subang Targetkan Pekerjaan Konstruksi Jalan Rampung November
Pekerja saat memperbaiki salah satu ruas jalan kabupaten. Dinas PUPR Subang menargetkan pekerjaan jalan dari anggaran murni 2026 rampung pada akhir November.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID – Dinas PUPR Subang menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi jalan yang dibiayai melalui anggaran murni 2026 rampung pada akhir November. Hingga 16 Oktober 2026, progres fisik pekerjaan bidang jalan tercatat mencapai 68,72 persen.

Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Kabupaten Subang, Ruskanto, ST., MT., mengatakan dari total 372 titik pekerjaan konstruksi jalan tahun ini, sebagian telah selesai, sedangkan sisanya masih dalam proses pengerjaan.

“Untuk progres fisik bidang jalan per hari Jumat, 16 Oktober 2026, yaitu 68,72 persen. Adapun yang sudah PHO sekitar 55 persen dari seluruh pekerjaan,” kata Ruskanto, Selasa (20/10/2026).

Ia optimistis seluruh pekerjaan yang bersumber dari anggaran murni 2026 dapat diselesaikan sesuai target. Meski demikian, penyelesaian pekerjaan masih bergantung pada pelaksanaan proyek di masing-masing titik.

“Tahun ini, pekerjaan konstruksi jalan seluruhnya ada 372 titik. Kita masih optimistis untuk anggaran murni 2026, pekerjaan bisa selesai akhir November,” ujarnya.

Sejumlah ruas jalan telah selesai dikerjakan dan dapat dilalui masyarakat. Salah satunya ruas Pagaden–Pangsor, tepatnya di Kampung Kaum Pasircabe, Desa Pagaden, Kecamatan Pagaden.

Pekerjaan Konstruksi Jalan Menggunakan Beton dan Aspal

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan konstruksi jalan menggunakan beton dan aspal hot mix. Pemilihan jenis konstruksi disesuaikan dengan kondisi serta karakteristik tanah di setiap ruas jalan.

Ruskanto menjelaskan, konstruksi beton umumnya digunakan pada ruas jalan di wilayah utara Subang yang memiliki kondisi tanah relatif labil. Sementara itu, konstruksi hot mix digunakan pada sejumlah ruas di wilayah selatan dengan kondisi tanah yang lebih padat.

“Iya, dari 372 titik tadi umumnya cor beton, selebihnya hot mix, tergantung kondisi dan kontur tanah ruas jalan yang dibangun,” pungkasnya. (dan/ysp)

Berita Terbaru

Anne Ajak Kader Golkar Kabupaten Purwakarta Jaga Kepercayaan Masyarakat , Tantangan Semakin Dinamis

Anne Ajak Kader Golkar Kabupaten Purwakarta Jaga Kepercayaan Masyarakat , Tantangan Semakin Dinamis

Purwakarta2 menit lalu
Beban Sejarah Masa Emas, Om Zein: Kami Akan Kembalikan Ruh Budaya di Purwakarta

Beban Sejarah Masa Emas, Om Zein: Kami Akan Kembalikan Ruh Budaya di Purwakarta

Purwakarta4 menit lalu
Polres Purwakarta Pererat Kemitraan dengan Insan Pers lewat Donor Darah

Polres Purwakarta Pererat Kemitraan dengan Insan Pers lewat Donor Darah

Purwakarta9 menit lalu
Kasus ISPA akibat Karhutla di Indonesia Tembus 300 Ribu, Hampir 70 Ribu Menimpa Balita

Kasus ISPA akibat Karhutla di Indonesia Tembus 300 Ribu, Hampir 70 Ribu Menimpa Balita

Nasional15 menit lalu
ADVERTISEMENT
Berantas Mafia Tambang, Kejari Subang Temukan 17 Titik Galian Material Tanah Merah di Kawasan HGU PT PG Rajawali II

Berantas Mafia Tambang, Kejari Subang Temukan 17 Titik Galian Material Tanah Merah di Kawasan HGU PT PG Rajawali II

Subang30 menit lalu
Aktivis Soroti Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang

Aktivis Soroti Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang

Headline34 menit lalu
100 Orang Diduga Keracunan MBG di Cirebon, SPPG Pemasok Makanan Disetop

100 Orang Diduga Keracunan MBG di Cirebon, SPPG Pemasok Makanan Disetop

Nasional39 menit lalu
Enam Aktivis Greenpeace yang Ditangkap Usai Bentangkan Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan

Enam Aktivis Greenpeace yang Ditangkap Usai Bentangkan Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan

Nasional41 menit lalu
Kejari Subang Endus Dugaan Keterlibatan Oknum Aparatur Negara di Tambang PG Rajawali II

Kejari Subang Endus Dugaan Keterlibatan Oknum Aparatur Negara di Tambang PG Rajawali II

Subang43 menit lalu
Pemerintah Respons Aksi Greenpeace di Bundaran HI, Soroti Penanganan Karhutla dan Stimulus Ekonomi

Pemerintah Respons Aksi Greenpeace di Bundaran HI, Soroti Penanganan Karhutla dan Stimulus Ekonomi

Nasional50 menit lalu