Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Seorang Turis China Meninggal Setelah Terjatuh Saat Berfoto di Kawah Ijen, Saksi Pemandu Menceritakan Kejadian

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|10:54 WIB
Bagikan:
Seorang Turis China Meninggal Setelah Terjatuh Saat Berfoto di Kawah Ijen, Saksi Pemandu Menceritakan Kejadian
Seorang Turis China Meninggal Setelah Terjatuh Saat Berfoto di Kawah Ijen, Saksi Pemandu Menceritakan Kejadian/foto kawah ijen/Sceenshot via YouTube/Elytha Channel

PASUNDAN EKSPRES - Seorang turis berkebangsaan China dengan inisial HL (31 tahun) telah meninggal dunia di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, pada hari Sabtu, tanggal 20 April 2024. 

Korban merupakan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China yang sedang berlibur di Indonesia bersama suaminya.

Seorang saksi yang juga merupakan pemandu wisata, yang dikenal dengan nama Guswanto, menjelaskan bahwa ia mengantar pasangan wisatawan tersebut dari Paltuding ke Kawah Ijen pada pukul 02.10 WIB.

BACA JUGA:Mengenal Sejarah Hari Bumi Pada 22 April

Setelah mereka mendaki Gunung Ijen, mereka kemudian turun ke dalam kawah untuk menyaksikan fenomena api biru. Selanjutnya, korban beserta rombongannya kembali naik ke kawah untuk menyaksikan matahari terbit.

Korban dan suaminya bergantian mengambil foto dengan latar belakang matahari terbit. Suaminya pertama kali mengambil foto sendiri, kemudian bergantian dengan istrinya. 

"Saat korban berpose, saya dan suaminya yang mengambil fotonya," ujar Guswanto seperti yang dikutip dari Kompas.com pada Senin tanggal 22 April 2024. 

Jarak antara korban dengan tepi jurang sekitar 2-3 meter. Saat itu, rok panjang yang dikenakan korban mengganggu atau melilit kakinya sendiri.

Akibatnya, korban terjatuh ke dalam jurang yang memiliki kedalaman puluhan meter. "Saya segera turun ke Paltuding untuk meminta bantuan," tambahnya.

Proses Evakuasi 

Proses evakuasi dilakukan oleh petugas TWA Kawah Ijen segera setelah kejadian. 

Namun, proses ini tidak mudah karena korban terjatuh di area yang sulit dijangkau dan berjarak sekitar 75 meter dari posisi terdekat. 

Petugas memerlukan waktu sekitar dua jam untuk mengangkat korban ke permukaan kawah.

BACA JUGA:Spesifikasi Rahasia Chip HP Huawei Pura 70 Pro Menimbulkan Rasa Penasaran di AS

Saat ditemukan, korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian diangkat menggunakan tandu ke permukaan kawah.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Tiga Atlet Panahan Subang Bersinar di PAKSI Archery Championship III Bandung

Tiga Atlet Panahan Subang Bersinar di PAKSI Archery Championship III Bandung

Subang4 jam lalu
Ruwat Laut ke-59 Blanakan, Kapolres Tekankan Jaga Tradisi dan Kamtibmas

Ruwat Laut ke-59 Blanakan, Kapolres Tekankan Jaga Tradisi dan Kamtibmas

Subang5 jam lalu
17 Tahun Menambang, Haji Goceng Klaim Sulap 11 Hektare Eks Galian

17 Tahun Menambang, Haji Goceng Klaim Sulap 11 Hektare Eks Galian

Subang5 jam lalu
Prioritas Pembangunan Infrastruktur Selain Jalan Menurut DPRD Subang

Prioritas Pembangunan Infrastruktur Selain Jalan Menurut DPRD Subang

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
12 Tips Meningkatkan Skill untuk Bekerja di Kawasan Industri Subang

12 Tips Meningkatkan Skill untuk Bekerja di Kawasan Industri Subang

Lifestyle6 jam lalu
Anggota DPRD Jabar Andhika Jadi Pembina Apel Pembukaan Trip Observasi SMA Labschool Jakarta di Banceuy, Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter

Anggota DPRD Jabar Andhika Jadi Pembina Apel Pembukaan Trip Observasi SMA Labschool Jakarta di Banceuy, Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter

Headline7 jam lalu
Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani

Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani

Nasional7 jam lalu
Otorita Ibu Kota Nusantara Gunakan Pendekatan Humanis, Fasilitasi Warga Tinggalkan Tahura Bukit Soeharto

Otorita Ibu Kota Nusantara Gunakan Pendekatan Humanis, Fasilitasi Warga Tinggalkan Tahura Bukit Soeharto

Nasional7 jam lalu
Pojokan 324: Ah, Surya!

Pojokan 324: Ah, Surya!

Opini8 jam lalu
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

Jawa Barat9 jam lalu