Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sepekan Aktivitas Bupati dan Wakil Bupati Subang: Dari Jalan Leucir, Reforma Agraria hingga Panggung Seni Lokal

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|10:30 WIB
Bagikan:
Sepekan Aktivitas Bupati dan Wakil Bupati Subang: Dari Jalan Leucir, Reforma Agraria hingga Panggung Seni Lokal
KEGIATAN: Bupati Subang Reynaldy hadir dalam Acara Puncak Milangkala ke-45 Kecamatan Cipunagara (kiri). Kemeriahan SubangFest Vol.14 di Amphitheater Tugu Benteng Pancasila (tengah). Wabup Subang Agus Masykur menghadiri Milangkala ke-205 Desa Kumpay di Halaman Kantor Desa Kumpay.

Dari Jalan Leucir, Reforma Agraria hingga Panggung Seni Lokal

Sepekan aktivitas pimpinan daerah Kabupaten Subang pada 18–22 Agustus 2026 diwarnai agenda yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, reforma agraria, pemberdayaan masyarakat desa hingga pengembangan kebudayaan dan ekonomi kreatif. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi dan Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi hadir langsung di tengah masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah penekanan terkait arah pembangunan Subang.

Kumpay Milik Urang, Keur Urang, Ku Urang

Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang Hj. Ega Agustine Rosyadi, S.Kep., Ners., M.Kep., menghadiri Milangkala ke-205 Desa Kumpay di Halaman Kantor Desa Kumpay, Selasa (18/08/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Sabilulungan Ngaraksa Budaya, Ngawangun Kumpay Nu Maju tur Raharja”.

Rangkaian Milangkala ke-205 Desa Kumpay diawali dengan Tabligh Akbar pada 17 Agustus dan dijadwalkan ditutup dengan Pagelaran Wayang Golek oleh Ki Dalang Yogaswara Sunandar Sunarya pada 19 Agustus. Dalam kesempatan tersebut, Kang Akur bersyukur dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Kumpay dalam suasana bahagia memperingati hari jadi desa.

Kang Akur mengucapkan selamat hari jadi kepada masyarakat Kumpay sekaligus mengapresiasi Kepala Desa Kumpay yang dinilai mampu membawa desa tersebut menjadi lebih baik. Ia menyebut pembangunan di Kumpay semakin terlihat, termasuk kondisi jalan yang semakin baik.

“Mudah-mudahan kapayun Kumpay langkung maju, langkung bersinar menyejahterakan masyarakatna,” ujar Kang Akur.

Ia menegaskan, kemajuan Desa Kumpay tidak bisa hanya bertumpu pada kepala desa. Seluruh masyarakat harus mengambil peran melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. “Pokokna mah Kumpay milik urang, keur urang, ku urang. Teu cekap ku Pak Kades hungkul Kumpay Cekas, kedah ku masyarakat Desa Kumpay sadayana,” tegasnya.

Dorong Swasembada Bawang Putih dari Subang

Sehari berselang, Rabu (19/08/2026), Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi menghadiri Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi dalam rangka mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Area Blok Dozer PTPN Kebun Ciater dan turut dihadiri Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., serta jajaran Forkopimda.

Penanaman serentak tersebut dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung melalui Zoom dari Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, PJU Mabes Polri, Forkopimda Provinsi NTB, kelompok tani dan masyarakat.

Secara nasional telah terverifikasi lahan seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda dan 66 Polres dari target 4.840 hektare. Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani. Khusus penanaman serentak, terdapat 110 kelompok tani dengan 2.174 petani yang menggarap 279,53 hektare dan memiliki potensi produksi sekitar 2.795 ton bawang putih.

Di Kabupaten Subang, Wakapolda Jabar bersama Kapolres Subang, Wakil Bupati Subang dan jajaran Forkopimda turut melakukan penanaman bibit bawang putih serentak tingkat Kabupaten Subang. Pada kesempatan tersebut, Wakapolda bersama jajaran didampingi Wakil Bupati juga menyerahkan sembako serta alat dan mesin pertanian kepada tujuh kelompok tani. Sementara Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mengapresiasi gerakan tersebut dan menekankan bahwa swasembada bawang putih membutuhkan ekosistem yang kuat, kepastian penyerapan hasil panen, tata niaga yang sehat serta peningkatan kesejahteraan petani.

Cipunagara Didorong Maju, Jalan Leucir 2027

Pada Kamis (20/08/2026), Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi hadir dalam Acara Puncak Milangkala ke-45 Kecamatan Cipunagara di Kantor Kecamatan Cipunagara. Kehadiran Kang Rey disambut penampilan Silat Ciung Wanara, kesenian asli Sunda yang sarat makna semangat juang, kelincahan, keberanian dan keteguhan.

Camat Cipunagara Aris Ristian, ST., M.Si., menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran Kang Rey menjadi kebanggaan, penghargaan dan kehormatan bagi masyarakat Cipunagara. Kang Rey pun berharap momentum milangkala tidak hanya menjadi ajang melihat perjalanan masa lalu, tetapi juga menjadi momentum menentukan langkah pembangunan ke depan.

“Tos 45 tahun, mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Abdi Kecamatan Cipunagara langkung ngabret langkung sae. Janten Kecamatan anu peduli ka masyarakat,” ujar Kang Rey.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Rey kembali menegaskan komitmennya terhadap perbaikan infrastruktur, khususnya jalan. Ia menyebut masih terdapat sekitar tujuh kilometer jalan yang perlu diperbaiki di wilayah Cipunagara dan berharap pada 2027 kondisi jalan tersebut sudah lebih baik. “Sabaraha kilo deui? 7 kilo? Mudah-mudahan 2027 tos laleucir sadayana,” katanya.

Tidak hanya jalan, Bupati juga menargetkan pada 2027 tidak ada lagi ruang kelas yang tidak layak serta jalan yang rusak di Kabupaten Subang. “Ulah deui aya sekolah nu rek rugrug, ulah aya deui jalan anu awon,” tegasnya. Acara Milangkala ke-45 Kecamatan Cipunagara ditutup dengan prosesi potong tumpeng oleh Kang Rey bersama Anggota Komisi I DPR RI Hj. Elita Budiati, S.KM., M.Si., dan Camat Cipunagara, serta dihadiri jajaran DPRD Kabupaten Subang, Asisten Daerah bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Forkopimcam Cipunagara dan masyarakat.

Reforma Agraria untuk Perluas Akses dan Kesejahteraan

Masih pada Kamis (20/08/2026), Bupati Subang Reynaldy membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Subang Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati II. Rakor tersebut diarahkan untuk mempercepat pelaksanaan reforma agraria sekaligus mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Subang sekaligus Ketua Harian GTRA Subang, Pantoan K.P.H. Tambunan, menyampaikan bahwa tim GTRA telah memiliki roadmap mulai tahap persiapan, identifikasi pengembangan potensi, penataan akses, integrasi pendapatan aset hingga pembentukan kampung reforma agraria. Untuk tahun ini, salah satu fokus kegiatan berada di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara.

“Adapun isu yang diangkat dan hendak kita bahas nanti adalah penataan aset dan akses bagi masyarakat penggarap tanah timbul di Desa Patimban,” ujar Pantoan.

Bupati Subang selaku Ketua Tim GTRA Kabupaten Subang menegaskan bahwa reforma agraria merupakan salah satu agenda penting dalam mewujudkan keadilan sosial, khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya agraria. Menurutnya, reforma agraria tidak boleh berhenti pada penataan aset atau legalisasi tanah, tetapi harus berlanjut hingga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap tim GTRA dan Kampung Reforma Agraria di Desa Patimban dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sebagai daerah terdepan dan bagian dari penyangga ekonomi, pelaksanaan reforma agraria di Patimban harus dilakukan secara terpadu, kolaboratif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Agenda tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara kesepahaman dan kesepakatan bersama mengenai arah kebijakan, penanganan reforma agraria serta penguatan kapasitas pelaksanaan reforma agraria Kabupaten Subang tahun 2026.

SubangFest Jadi Panggung Seniman Lokal

Rangkaian aktivitas Bupati Subang berlanjut pada Jumat malam (21/08/2026) melalui kehadiran Kang Rey dalam SubangFest Vol.14 di Amphitheater Tugu Benteng Pancasila, Alun-Alun Kabupaten Subang. Dalam agenda tersebut, Kang Rey didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si.

Mengusung tema “Lakonika”, SubangFest Vol.14 merupakan hasil kolaborasi Subang Creative Hub, Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Subang dan Bidang Pemasaran Pariwisata Disparpora Kabupaten Subang. Gelaran tersebut dibuka dengan penampilan Orkes Keroncong dan dilanjutkan pertunjukan teater “Gemuruh Revolusi” garapan sutradara Asep Kusmana dari Komunitas Subang Nyeni.

Teater “Gemuruh Revolusi” mengangkat kisah perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia, yang tidak hanya dilakukan melalui perjuangan tetapi juga pertaruhan nyawa para pendiri bangsa. Sejumlah peristiwa penting ditampilkan, di antaranya penculikan Soekarno-Hatta oleh kaum pemuda, pembacaan teks Proklamasi 1945 dan peristiwa Bandung Lautan Api.

Kemeriahan SubangFest Vol.14 ditutup dengan penampilan enerjik kesenian Bajidor dari Uje Darsum Group. Menariknya, penonton didominasi generasi muda. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan bahwa anak muda Subang semakin sadar dan bangga terhadap kebudayaan daerahnya.

Usai acara, Kang Rey mengatakan SubangFest kali ini sengaja menghadirkan line up penuh seniman lokal sebagai bagian dari pengisian bulan kemerdekaan sekaligus untuk menunjukkan bahwa kualitas seniman Subang tidak kalah. Ia ingin membuktikan bahwa drama, teatrikal dan kesenian di Subang terus hidup dan berkembang.

Kang Rey juga memastikan panggung bagi seniman lokal disiapkan dengan standar profesional sebagai bentuk implementasi bahwa Kabupaten Subang terus berkembang. Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tetap tinggi meski SubangFest kali ini tidak menghadirkan bintang tamu dari luar daerah. Bagi Kang Rey, antusiasme tersebut menjadi tanda bahwa masyarakat memiliki kepedulian terhadap karya dan perkembangan seniman lokal.(red)

Berita Terbaru

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit, Thailand Tumbang di Adu Penalti

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit, Thailand Tumbang di Adu Penalti

Olahraga1 jam lalu
Indonesia vs Thailand 1-1, Final FIFA ASEAN Cup 2026 Berlanjut ke Babak Tambahan

Indonesia vs Thailand 1-1, Final FIFA ASEAN Cup 2026 Berlanjut ke Babak Tambahan

Olahraga2 jam lalu
Indonesia vs Thailand 0-0 di Babak Pertama Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia vs Thailand 0-0 di Babak Pertama Final FIFA ASEAN Cup 2026

Lifestyle3 jam lalu
Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Babak Pertama Indonesia vs Thailand Masih 0-0 di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Babak Pertama Indonesia vs Thailand Masih 0-0 di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga3 jam lalu
Dukung Pembangunan, Teh Ineu Ajak Warga Taat Bayar Pajak

Dukung Pembangunan, Teh Ineu Ajak Warga Taat Bayar Pajak

Subang4 jam lalu
Daftar Susunan Pemain Timnas Indonesia VS Thailand di Final FIFA ASEAN CUP 2026

Daftar Susunan Pemain Timnas Indonesia VS Thailand di Final FIFA ASEAN CUP 2026

Olahraga4 jam lalu
Kapolres Subang Tegaskan Sinergi TNI-Polri jadi Kunci Jaga Keamanan Daerah

Kapolres Subang Tegaskan Sinergi TNI-Polri jadi Kunci Jaga Keamanan Daerah

Subang5 jam lalu
Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Prediksi Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga5 jam lalu
The 127th REAAA Governing Council Meeting Kunjungi IKN, Soroti Infrastruktur dan Kota Berkelanjutan

The 127th REAAA Governing Council Meeting Kunjungi IKN, Soroti Infrastruktur dan Kota Berkelanjutan

Nasional5 jam lalu