Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Toleran Agama Menurut Quraish Shihab: Keragaman itu Adalah Kehendak Tuhan

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|11:36 WIB
Bagikan:
Toleran Agama Menurut Quraish Shihab: Keragaman itu Adalah Kehendak Tuhan
Toleran Agama Menurut Quraish Shihab: Keragaman itu Adalah Kehendak Tuhan (dok.YouTube/Daniel Mananta Network)

PASUNDAN EKSPRES - Prof.Quraish Shihab akhirnya dapat berbincang dengan Daniel Mananta di dalam podcast "Daniel Tetangga Kamu" yang tayang di YouTube. 

Dalam podcast tersebut, KH. Quraish Shihab ditanya-tanya oleh Daniel Mananta tentang toleran dan intoleran antar umat beragama.

Menurut Ayahanda Najwa Shihab tersebut perlu disadari bahwa pemahaman agama yang benar yaitu dengan menyadari bahwa keragaman itu merupakan kehendak Tuhan. 

BACA JUGA:Quraish Shihab: Jangan Maki Anak Kalau Salah, Tapi Doakan

"Pemahaman agama yang benar adalah harus menyadari bahwa keragaman itu adalah kehendak Tuhan." ungkap Prof.Quraish Shihab.

Dalam pernyataannya, Prof.Quraish Shihab menjelasakan bahwa pemahaman setiap orang untuk menyembah Tuhan seenarnya sama-sama bertujuan menuju Tuhan yang Maha Baik. 

"Ketika Anda menyembah Tuhan, saya menyembah Tuhan bisa jadi dan memang demikian pemahaman saya tentang Tuhan yang saya sembah sedikit berbeda atau banyak berbeda dengan pemahaman Anda. tetapi kita satu sama. Sama-sama kita menuju Tuhan yang  maha Baik." lanjut Prof.Quraish Shihab.

BACA JUGA:Masa Kecil Quraish Shihab di Makassar, Masuk Pesantren Di Usia 10 Tahun

Quraish Shihab juga menyebut janganlah membayangkan Tuhan itu tidak mencintai umat-Nya sekalipun ia berdosa Tuhan akan tetap cinta. 

"Jangan membayangkan Tuhan itu tidak mencintai Hamba-Nya walaupun yang berdosa Dia tetap cinta." kata Prof.Quraish Shihab.

Masih dalam konteks toleran dalam beragama, KH Quraish Shihab menjelaskan jangan membenci orang yang berbuat keburukan tapi bencilan keburukan tersebut. 

BACA JUGA:Polemik Pembentukan Kabinet Menuju Pemerintahan Baru Prabowo-Gibran

"Bencilah keburukan jangan benci yang membuat keburukan" pungkas Prof Quraish Shihab. 

Menutup pernyataannya, Abi Quraish Shihab menambahkan bahwa jalan menuju Tuhan itu ada banyak asalkan kita jangan menutup semua jalan itu. 

"Jalan menuju Tuhan itu banyak jangan tutup semua jalan itu. Buka walau hanya satu jaalan. Bisa jadi melalui itu Anda sampai" pungkas Prof Quraish Shihab.

(nym) 

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle19 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional32 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional34 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle36 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional46 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu