Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pekerja Magang Asal Yogyakarta Terlibat Kasus Pembegalan di Jepang

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|14:27 WIB
Bagikan:
Pekerja Magang Asal Yogyakarta Terlibat Kasus Pembegalan di Jepang
Pekerja Magang Asal Yogyakarta Terlibat Kasus Pembegalan di Jepang

PASUNDAN EKSPRES- Seorang pekerja magang asal Yogyakarta, Rohmat Hidayat (28), dilaporkan terlibat dalam aksi pembegalan terhadap seorang warga Jepang bernama Ma (25) di Fukuoka, Jepang.

Peristiwa ini memicu perhatian publik setelah viral di akun TikTok @nikmatul_hikmah pada Sabtu, 20 Juli 2024.

Menurut laporan, aksi pembegalan terjadi akibat masalah utang yang membebani Rohmat. Pria yang tiba di Jepang pada Mei 2024 ini sebelumnya meminjam uang sebagai modal keberangkatannya.

Dalam keadaan keuangan yang kritis, terutama menjelang libur peringatan Idul Adha, Rohmat berusaha mencari uang dengan cara yang ilegal.

Kronologi kejadian dimulai ketika Rohmat mengikuti Ma yang baru selesai berbelanja.

Saat berada di tempat yang sepi, Rohmat menyerang Ma, memukul wajahnya hingga menyebabkan cedera, dan menutup mulut korban untuk mencegah teriakan.

Rohmat kemudian menginjak perut Ma dan merampas dompet serta pouch kecil milik korban sebelum melarikan diri. Total uang yang didapatkan dari perampokan tersebut hanya 600 Yen (sekitar Rp60.000).

Setelah laporan Ma, Rohmat berhasil ditangkap dalam waktu satu jam. Kini, ia harus menghadapi proses hukum di Jepang, termasuk penahanan dan kemungkinan hukuman penjara.

Meskipun ditawarkan untuk meminta bantuan kepada Kedutaan Republik Indonesia di Jepang, Rohmat memilih untuk tidak melaporkan kasusnya.

Selama di Jepang, Rohmat bekerja di perusahaan konstruksi jalan dengan gaji bulanan sebesar 100.000 Yen.

Sayangnya, sebagian besar gajinya digunakan untuk membayar utang, menyisakan sedikit untuk kebutuhan sehari-hari.

Keputusannya untuk melakukan pembegalan semakin diperburuk oleh peraturan yang melarang pinjam-meminjam uang.

Dalam penggeledahan, ditemukan tiga kartu identitas Rohmat serta uang sebesar 3 Yen.

Kasus ini menambah daftar tantangan yang dihadapi oleh pekerja magang asal Indonesia di luar negeri dan mencoreng citra Indonesia di mata dunia.

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang3 jam lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini3 jam lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat5 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline6 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional7 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline8 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga8 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline9 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline9 jam lalu