Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tentara Israel Intimidasi Warga Palestina, Karyawan UNRWA Dipaksa Mengaku terkait Hamas

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|12:30 WIB
Bagikan:
Tentara Israel Intimidasi Warga Palestina, Karyawan UNRWA Dipaksa Mengaku terkait Hamas
Tentara Israel Intimidasi Warga Palestina, Karyawan UNRWA Dipaksa Mengaku terkait Hamas (Image From: AP News)

PASUNDAN EKSPRES - Tentara Israel intimidasi warga Palestina, bahkan beberapa karyawan UNRWA dipaksa untuk mengakui terkait dengan Hamas. Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina melaporkan bahwa beberapa staf yang yang ditahan oleh Israel telah dibebaskan dan dikembalikan ke Gaza.

Tapi, beberapa dari mereka ternyata dipaksa oleh otoritas Israel untuk membuat pernyataan palsu. Israel menekan mereka untuk mengakui bahwa badan tersebut memiliki hubungan dengan Hamas. 

Tentara Israel Intimidasi Warga Palestina 

Pernyataan tersebut tertuang dalam sebuah laporan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) yang ditinjau oleh Reuters pada bulan Februari 2024 lalu. Laporan tersebut mengungkapkan tuduhan perlakuan buruk kepada orang-orang Palestina, termasuk beberapa orang yang bekerja untuk UNRWA yang dilakukan oleh Israel. 

Juliette Touma, Direktur Komunikasi UNRWA, mengungkapkan bahwa badan tersebut berencana untuk memberikan laporan berisi informasi yang belum dipublikasikan sebanyak 11 halaman kepada lembaga-lembaga di dalam dan di luar PBB yang fokus pada  pelanggaran hak asasi manusia.

"Ketika perang berakhir, perlu ada serangkaian penyelidikan untuk menyelidiki semua pelanggaran hak asasi manusia," katanya, dikutip Reuters, Rabu (13/3/2024). 

Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa beberapa staf UNRWA Palestina telah ditahan oleh tentara Israel. Dokumen tersebut juga mencatat bahwa perlakuan buruk dan pelecehan yang mereka alami meliputi pemukulan fisik yang parah, praktik waterboarding, serta ancaman untuk menyakiti anggota keluarga mereka.

"Para anggota staf Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menjadi sasaran ancaman dan paksaan dari pihak berwenang Israel selama berada dalam tahanan, dan ditekan untuk membuat pernyataan palsu yang menentang Badan tersebut, termasuk Badan tersebut memiliki afiliasi dengan Hamas dan para anggota staf UNRWA ikut serta dalam kekejaman pada tanggal 7 Oktober 2023," tulis laporan tersebut.

Selain dugaan pelecehan yang dialami oleh anggota staf UNRWA, mereka juga mengungkapkan bahwa tahanan Palestina melaporkan adanya dugaan pelecehan yang meliputi pemukulan, penghinaan, ancaman, serangan anjing, kekerasan seksual, serta kematian tahanan yang tidak mendapat perawatan medis.

UNRWA, organisasi yang memberikan bantuan dan layanan penting kepada pengungsi Palestina, menghadapi krisis setelah Israel menuduh 12 dari 13.000 stafnya di Gaza terlibat dalam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober. Tuduhan tersebut menyebabkan 16 negara, termasuk Amerika Serikat (AS), menghentikan pendanaan UNRWA senilai $450 juta.

Dampaknya, operasi UNRWA menghadapi krisis keuangan. UNRWA mengambil tindakan dengan memberhentikan beberapa anggota staf, dengan tujuan menjaga kemampuan organisasi untuk memberikan bantuan kemanusiaan. PBB juga melakukan penyelidikan internal independen terkait tuduhan tersebut.

(ipa)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline8 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat8 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta9 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle9 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang9 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta10 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta10 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang10 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang10 jam lalu