Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Air, Listrik dan Kebisingan Jadi Isu, AMDAL Data Center AI CGK4 di Jatiluhur Dipertanyakan

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|09:52 WIB
Bagikan:
Air, Listrik dan Kebisingan Jadi Isu, AMDAL Data Center AI CGK4 di Jatiluhur Dipertanyakan
Isu AMDAL Data Center AI CGK4 di Jatiluhur Dipertanyakan - Foto Instagram Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID – Proyek pusat data berbasis kecerdasan buatan atau AI Campus 2 (CGK4) milik BDx Data Centers di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, mulai menjadi perhatian dari sisi lingkungan.

Di balik nilai investasi yang mencapai sekitar Rp3,5 triliun, pembangunan data center berskala besar tersebut menghadirkan sejumlah pertanyaan mengenai dampak lingkungan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang hingga kini masih dalam tahap penyusunan dan perbaikan.

Persoalan air menjadi salah satu isu yang paling banyak mendapat perhatian. Rancangan kebutuhan air untuk proyek tersebut disebut berada pada kisaran 18.000 hingga 36.000 meter kubik per hari.

Besarnya kebutuhan tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat, terutama karena Jatiluhur memiliki sumber daya air yang juga berkaitan dengan kebutuhan irigasi pertanian dan air baku.

Karena itu, kajian AMDAL dinilai perlu menjelaskan secara rinci dari mana sumber air diperoleh, berapa kebutuhan air pada setiap tahapan pengembangan, bagaimana sistem pengolahan dan penggunaan kembali air, serta bagaimana proyek memastikan kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Sorotan berikutnya datang dari aspek kebisingan.

Data center beroperasi selama 24 jam dan membutuhkan berbagai perangkat pendukung, mulai dari server, sistem pendingin, hingga peralatan kelistrikan. Aktivitas perangkat tersebut berpotensi menghasilkan suara secara terus-menerus sehingga tingkat kebisingan dan dampaknya terhadap permukiman maupun lingkungan sekitar menjadi bagian penting yang perlu dikaji.

Selain air dan kebisingan, kebutuhan energi listrik juga menjadi perhatian mengingat skala CGK4 yang sangat besar.

Kawasan tersebut dirancang untuk dikembangkan secara bertahap hingga mencapai kapasitas total 640 megawatt (MW) melalui enam bangunan data center. Pada tahap awal, bangunan pertama ditargetkan memiliki kapasitas 120 MW dan ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, CGK4 disebut telah memperoleh komitmen kapasitas jaringan listrik sebesar 845 megavolt-ampere (MVA) dari PT PLN (Persero).

Besarnya konsumsi energi tersebut menunjukkan bahwa proyek CGK4 bukan sekadar pembangunan gedung server. Infrastruktur kelistrikan, sistem pendinginan, penggunaan air, hingga pengelolaan limbah menjadi satu kesatuan yang harus diperhitungkan dalam kajian lingkungan.

KDM Dorong AMDAL Dibuka Terbuka

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) turut menyoroti proses AMDAL proyek tersebut. Ia meminta kajian lingkungan tidak sekadar menjadi dokumen administratif yang dibahas dalam forum formal, tetapi dapat diketahui dan dipahami masyarakat.

KDM juga mendorong agar pihak yang terlibat dalam penyusunan AMDAL, termasuk konsultan dan pakar pembanding, dapat diumumkan secara terbuka.

Menurutnya, berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat, terutama menyangkut kebutuhan air dan potensi kebisingan, perlu dijawab berdasarkan data dan kajian ilmiah.

Keterbukaan dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas potensi dampak proyek sekaligus langkah mitigasi yang disiapkan pengembang.

Teknologi Pendingin Juga Jadi Perhatian

CGK4 dirancang khusus untuk menopang kebutuhan komputasi AI dengan kepadatan daya tinggi. Pada bangunan pertama, BDx akan menggunakan teknologi direct-to-chip liquid cooling, yakni sistem pendinginan yang mengalirkan cairan langsung ke komponen pemrosesan untuk mengendalikan panas yang dihasilkan perangkat berperforma tinggi.

Teknologi tersebut dirancang mampu mendukung kepadatan daya hingga 500 kilowatt per rak.

Dengan karakteristik tersebut, kajian lingkungan menjadi semakin penting karena pusat data AI membutuhkan kombinasi listrik dan sistem pendinginan dalam skala besar.

Pembangunan CGK4 sendiri telah ditandai dengan groundbreaking pada 22 September 2026 yang dihadiri Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, serta jajaran manajemen BDx dan BDx Indonesia.

Kini, perhatian publik tidak hanya tertuju pada besarnya investasi dan kapasitas komputasi yang akan dibangun. Pertanyaan yang juga mengemuka adalah bagaimana proyek tersebut memastikan kebutuhan air, energi, pengendalian kebisingan, dan aspek lingkungan lainnya dapat dikelola secara berkelanjutan.

Proses penyusunan dan perbaikan AMDAL menjadi momentum penting untuk menjawab seluruh pertanyaan tersebut secara terbuka, berbasis data, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sekitar

Berita Terbaru

Kadisdik Subang Buka Suara Soal Dugaan Aksi Tak Pantas Guru SMP Negeri 2 Pagaden

Kadisdik Subang Buka Suara Soal Dugaan Aksi Tak Pantas Guru SMP Negeri 2 Pagaden

Subang17 menit lalu
Regulasi Izin Tambang di Subang: Syarat, Dasar Hukum, dan Prosedur Perizinannya

Regulasi Izin Tambang di Subang: Syarat, Dasar Hukum, dan Prosedur Perizinannya

Subang25 menit lalu
Kasus Viral Oknum Guru di Pageden Subang Dibenarkan Polisi, Korban Ternyata Anak di Bawah Umur

Kasus Viral Oknum Guru di Pageden Subang Dibenarkan Polisi, Korban Ternyata Anak di Bawah Umur

Subang37 menit lalu
20 Menit Naik Perahu Menuju Pantai Tersembunyi di Subang, Ini Jalur dan Tiketnya

20 Menit Naik Perahu Menuju Pantai Tersembunyi di Subang, Ini Jalur dan Tiketnya

Jawa Barat45 menit lalu
ADVERTISEMENT
Air, Listrik dan Kebisingan Jadi Isu, AMDAL Data Center AI CGK4 di Jatiluhur Dipertanyakan

Air, Listrik dan Kebisingan Jadi Isu, AMDAL Data Center AI CGK4 di Jatiluhur Dipertanyakan

Jawa Barat46 menit lalu
Kemarau Panjang, Debit Air Situ Buleud Menyusut Drastis

Kemarau Panjang, Debit Air Situ Buleud Menyusut Drastis

Purwakarta47 menit lalu
Rantis AWC Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih untuk Warga

Rantis AWC Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih untuk Warga

Purwakarta49 menit lalu
Kalapas Cibinong Gelagapan Dicecar Komisi XIII DPR Soal Temuan Fasilitas Mewah

Kalapas Cibinong Gelagapan Dicecar Komisi XIII DPR Soal Temuan Fasilitas Mewah

Nasional53 menit lalu
Andhika Surya Gumilar Apresiasi Pemanfaatan Pajak untuk Pendidikan, Minta Bantuan Tepat Sasaran

Andhika Surya Gumilar Apresiasi Pemanfaatan Pajak untuk Pendidikan, Minta Bantuan Tepat Sasaran

Subang55 menit lalu
Kasus ISPA di Subang Tembus 105.569 Kasus, Naik dari Tahun Lalu

Kasus ISPA di Subang Tembus 105.569 Kasus, Naik dari Tahun Lalu

Subang57 menit lalu