Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Nama SMAN 1 Pagaden Terseret Video Viral, Pihak Sekolah Akhirnya Buka Suara

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:00 WIB
Bagikan:
Nama SMAN 1 Pagaden Terseret Video Viral, Pihak Sekolah Akhirnya Buka Suara
Video Viral - Ilustrasi pelecehan seksual AI

SUBANG – Video Viral yang beredar di media sosial terkait dugaan aksi seorang guru merekam rok siswi akhirnya mendapat klarifikasi dari SMAN 1 Pagaden. Pihak sekolah menegaskan, sejumlah informasi yang berkembang di media sosial tidak sesuai dengan fakta yang mereka ketahui.

Melalui unggahan akun Instagram resmi @nespag.official, SMAN 1 Pagaden menyampaikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang telanjur menjadi perhatian publik.

Ada tiga poin utama yang ditegaskan pihak sekolah.

Pertama, korban dalam video tersebut disebut merupakan siswi kelas X SMAN 1 Pagaden yang sedang akan mengambil ijazah SMP asalnya.

Kedua, lokasi kejadian ternyata bukan berada di lingkungan SMAN 1 Pagaden, melainkan di sekolah menengah pertama (SMP) tempat korban sebelumnya menempuh pendidikan.

Ketiga, pihak SMAN 1 Pagaden menegaskan bahwa pelaku yang disebut dalam video bukan merupakan guru SMAN 1 Pagaden.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul munculnya narasi di media sosial yang mengaitkan video viral tersebut dengan seorang guru dari SMAN 1 Pagaden.

“Menanggapi dan meluruskan fakta dari video viral di media sosial terkait ‘Oknum Guru Diduga Rekam Rok Siswi’,” tulis pihak SMAN 1 Pagaden dalam unggahannya.

Pihak sekolah juga menyampaikan bahwa korban merupakan bagian dari peserta didik SMAN 1 Pagaden, namun dugaan kejadian sebagaimana dalam video berlangsung di SMP asal korban, bukan di SMAN 1 Pagaden.

Klarifikasi ini menjadi penting karena informasi yang beredar di media sosial sebelumnya berpotensi membuat publik mengira bahwa dugaan tindakan tersebut terjadi di lingkungan SMAN 1 Pagaden dan dilakukan oleh salah satu gurunya.

Di akhir pernyataannya, SMAN 1 Pagaden menyampaikan terima kasih atas perhatian masyarakat sekaligus berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di mana pun.

“Semoga kejadian ini tidak terulang terjadi, di manapun dan meningkatkan kewaspadaan kita semua,” demikian pesan yang disampaikan pihak sekolah.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru menyimpulkan identitas pelaku maupun lokasi kejadian hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

Kasus dugaan tindakan tidak senonoh terhadap siswi ini tetap menjadi perhatian serius, terlebih menyangkut lingkungan pendidikan dan perlindungan terhadap peserta didik.

Dilansir dari klarifikasi resmi Instagram SMAN 1 Pagaden (@nespag.official).

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional4 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional4 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang5 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang5 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang5 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle8 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional9 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle9 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional9 jam lalu