Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinas Pertanian Subang Akan Naikan Indeks Pertanaman, Di Tengah Gempuran Industrialisasi

E
EgiEditor: Egi
|07:00 WIB
Bagikan:
Dinas Pertanian Subang Akan Naikan Indeks Pertanaman, Di Tengah Gempuran Industrialisasi
BICARA PERTANIAN: Kepala Dinas Pertanian Subang Nenden Setiawati, M.Si saat diwawancarai awak media.(muhammad faishal/pasundan ekspres)

SUBANG-Kepala Dinas Pertanian Subang Nenden Setiawati MSi mengaku akan berupaya menaikan Indeks Pertanaman (IP) menghadapi rencana industrialisasi di Kabupaten Subang.

"Pertanian kalau tidak punya regulasi pasti akan habis, sehingga kita membuat regulasi batasan yang tidak boleh lahan itu dijadikan industri maupun perumahan," ucapnya dalam acara Kolaborasi Ketahanan Pangan dari Hulu ke Hilir yang digelar Kadin, beberapa waktu lalu.

Nenden mengungkapkan, dalam lima tahun terakhir terdapat 1000 hektar lahan pertanian sawah yang tergerus. "Dalam lima tahun terakhir ini baru sedikit, ada sekitar 1000 hektar, tapi pertaniannya sawah," ucapnya. 

Meskipun demikian, Ia mengatakan Dinas Pertanian melakukan penaikan IP. "Sebenarnya dari tahun 2022/2023 walaupun itu sudah tergerus tetapi kita menaikan Indeks Pertanaman (IP) dari yang biasa satu kali tanam, menjadi dua kali tanam, sehingga kami punya target sasaran pertahun itu 1,2 juta ton dalam setahun," ucapnya. 

Untuk menaikan IP tersebut, Nenden mengatakan saat ini tengah dilakukan pompanisasi. "Sekarang digenjot untuk menaikan IP, makanya program yang sekarang dilakukan adalah program pompanisasi untuk menaikan IP, yang satu kali menjadi dua kali tanam, yang dua kali menjadi tiga kali tanam. Bahkan sekarang ditambah lagi dengan lahan kering atau lahan tumpang sisip," ucapnya. 

Nenden juga mengungkapkan berapa banyak lahan yang berpotensi alih fungsi, menurut Perda RTRW untuk Industrialisasi. 

"Lahan perkebunan sekitar 18 ribu hektar, sedangkan lahan pertanian sekitar 15 ribu hektar untuk lahan kering dan sawahnya sekitar 84 ribu hektar," ucapnya. 

Ia mengatakan, pada Perda RTRW tersebut akan ada zonasi yang berpengaruh pada produktifitas pertanian, sehingga diupayakan memambah kenaikan IP. 

"Jelas, maka dari itu nanti programnya kita akan lagi IP-nya, bisa sampai tiga kali. Cipunagara sudah ada IP tiga, kemudian lahan-lahan yang tadinya tadah hujan bisa tiga kali, tetapi baru tahun ini, karena mengganti tanah yang sudah tergerus," ucapnya.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline2 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline2 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline2 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle5 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle6 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle7 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle8 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional8 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 jam lalu