Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Lirik Lalaki Langit Lalanang Bejat, yang Menjadi Perdebatan Publik

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|14:20 WIB
Bagikan:
Ini Lirik Lalaki Langit Lalanang Bejat, yang Menjadi Perdebatan Publik
Tangkapan layar Instagram @ataliapr

PASUNDANEKSPRES.ID - Lagu berbahasa Sunda berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejat tengah menjadi sorotan publik setelah penggalan liriknya ramai beredar di media sosial. Lagu yang dikaitkan dengan Bupati Purwakarta itu memicu perdebatan karena sejumlah bagian liriknya dinilai mengandung narasi sensitif terkait perempuan.

Beberapa bagian lagu menampilkan ungkapan rasa syukur karena terlahir sebagai laki-laki, yang kemudian disandingkan dengan gambaran mengenai pengalaman dan kondisi yang dialami perempuan. Lirik tersebut menyinggung persoalan biologis, penggunaan atribut perempuan, hingga aktivitas yang berkaitan dengan penampilan.

Di media sosial, isi lagu tersebut langsung memancing beragam tanggapan. Sebagian warganet menilai lirik yang digunakan mengandung unsur humor dan satire khas bahasa sehari-hari. Namun, sebagian lainnya menilai penyampaiannya berpotensi memunculkan stereotip dan dianggap kurang sensitif terhadap perempuan.

Lirik Lalaki Langit Lalanang Bejat yang Viral

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Cacak mun jadi awewe
Es-em-pe kelas tilu
Tos karuron tujuh kali

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu meuli kutang
Nu busana leuwih gede batan susu

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu ngaprak-ngaprak apotek
Alatan telat bulan

Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu ngalukis halis jeung bulu mata
Sakalina ngiceup hese beunta

Lalaki langit
Lalanang bejat

Perdebatan pun meluas karena publik tidak hanya membahas unsur musikalitas lagu, tetapi juga pesan yang dinilai tersirat di balik liriknya. Sejumlah pihak menyoroti bahwa karya seni memang memiliki ruang untuk kebebasan berekspresi, tetapi ketika dikonsumsi masyarakat luas, pesan yang terkandung di dalamnya juga dapat menjadi perhatian.

Kontroversi mengenai lagu tersebut hingga kini masih menjadi bahan diskusi di berbagai platform media sosial, dengan beragam pandangan yang terus bermunculan dari masyarakat.

Berita Terbaru

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional1 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional1 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta1 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional1 jam lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle1 jam lalu
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional1 jam lalu
Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Headline1 jam lalu
DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

Karawang1 jam lalu
Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Nasional1 jam lalu