Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kegiatan P5 SMPN 4 Subang Angkat Kearifan Lokal

E
EgiEditor: Egi
|05:28 WIB
Bagikan:
Kegiatan P5 SMPN 4 Subang Angkat Kearifan Lokal
SMPN 4 Subang Gelar P5 Kearifan Lokal, dengan menampilkan Festival Langlayangan.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 4 Subang menggelar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang mengangkat tema "Kearifan Lokal", yang berlangsung meriah di Lapang Kelurahan Cigadung, Senin (04/11). 

Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang ada di Kabupaten Subang kepada generasi muda. Festival Langlayangan atau festival layang-layang khas Jawa Barat, dipilih sebagai kegiatan utama untuk menggambarkan keunikan budaya Sunda. Seluruh siswa kelas VII turut serta dalam kegiatan ini, mereka berkompetisi dalam membuat dan menerbangkan layang-layang tradisional dengan berbagai bentuk dan warna yang mencerminkan identitas budaya lokal.

Kepala Sekolah SMPN 4 Subang, Edi Badrisyeh menyampaikan, bahwa acara ini tidak hanya sebagai ajang lomba, tetapi juga sebagai media pembelajaran untuk mengapresiasi warisan budaya dan meningkatkan kreativitas siswa. "Kegiatan ini kami rancang agar siswa bisa lebih dekat dengan budaya lokal dan memahami pentingnya melestarikan kearifan lokal," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres. 

Selain itu, pihaknya ingin kegiatan ini mampu mengasah kreativitas dan kerjasama antar siswa, dengan menjadi sebuah pembelajaran dalam program P5. 

Edy menambahkan, bahwa kegiatan ini akan menjadi titik awal bagi anak-anak untuk lebih mengenal budaya kita serta budaya bangsa Indonesia, tetapi budaya lokal seperti ini juga menggembirakan bagi siswa-siswi. 

Maka dari itu program ini menjadi pionir SMPN 4 Subang dan untuk juga sekolah yang lain yang bisa memperkenalkan budaya-budaya lokal kepada siswa-siswi kita. 

Dengan adanya festival seperti ini, SMPN 4 Subang berharap generasi muda dapat mengenal dan melestarikan budaya lokal, sehingga nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.(znl/sep)

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang5 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini13 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat2 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline3 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional4 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline5 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga5 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline5 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu