Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

SMPN 4 Subang Implementasi Kurikulum Merdeka, Terapkan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Berbasis proyek

E
EgiEditor: Egi
|06:19 WIB
Bagikan:
SMPN 4 Subang Implementasi Kurikulum Merdeka, Terapkan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Berbasis proyek
SMPN 4 Subang terus berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi siswanya dengan menerapkan Kurikulum Merdeka.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Subang terus berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi siswanya dengan menerapkan Kurikulum Merdeka. Melalui pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dan berbasis proyek, sekolah ini berfokus pada pengembangan kemampuan siswa secara menyeluruh dan sesuai dengan minat serta potensi masing-masing individu.

Kurikulum Merdeka yang diterapkan di SMPN 4 Subang ini memberikan fleksibilitas kepada guru untuk merancang metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar siswa.  Melalui salah satu pendekatan yang diterapkan adalah pembelajaran berdiferensiasi, di mana guru mengadaptasi strategi pembelajaran agar setiap siswa dapat mencapai kompetensi sesuai dengan kemampuan mereka. Dengan ini, siswa yang memiliki kemampuan yang berbeda dapat belajar sesuai ritme dan tingkat pemahaman masing-masing, tanpa merasa terbebani atau tertinggal.

Selain itu, penerapan proyek berbasis pembelajaran juga menjadi fokus utama. Melalui metode ini, siswa diajak untuk berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan proyek-proyek yang relevan dengan materi pelajaran. 

Pendekatan seperti ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan kolaborasi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis. Proyek-proyek yang dikerjakan pun beragam, mulai dari proyek lingkungan, teknologi, hingga seni budaya yang melibatkan eksplorasi dan penelitian.

Menurut Guru SMPN 4 Subang, Langgeng Rizkyah menyampaikan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka bertujuan untuk membentuk siswa yang mampu berpikir mandiri, kreatif, dan adaptif. 

"Untuk mengetahui gaya belajar siswa, di SMPN 4 Subang juga telah dilakukan asesmen non kognitif awal secara serentak di awal semester. Hal ini dilakukan agar guru mendapatkan informasi awal mengenai karakter non kognitif siswa dan kebutuhan belajar siswa sebagai bahan untuk Menyusun pembelajaran yang berdiferensiasi," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.
 
Dia menjelaskan, bahwa Kurikulum Merdeka juga diterapkan dalam pembelajaran melalui Asesmen Formatif dan Sumatif yang Lebih Fleksibel. Guru melakukan asesmen sesuai kebutuhan, memberikan umpan balik yang lebih spesifik dan mendalam, membantu siswa memahami konsep dengan lebih baik sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Maka dalam hal tersebut kurikulum merdeka mendorong guru untuk terus berinovasi dan berkembang dalam metode pengajaran. "Ke depan, para guru dapat menjadi lebih profesional dan kreatif, menjadikan proses belajar mengajar lebih efektif dan menyenangkan," ujarnya. 

Dia menambahkan, bahwa secara keseluruhan harapan Kurikulum Merdeka mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang memadai, siap menghadapi perubahan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.(znl/sep)

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang6 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini14 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat2 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline3 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional4 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline5 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga5 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline5 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu